Soroti PA 212, Mendagri Diminta Komunikasi ke Kapolri

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 09:08 WIB
Foto: Hendri Satrio (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti belum bisa dirangkulnya Persaudaraan Alumni (PA) 212 seperti kubu 02 dan 01 pada Pilpres lalu. Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menyarankan agar Tito berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Idham Azis terkait hal itu.

"Mungkin komentar Mendagri juga dipengaruhi latar belakang Mendagri yang polisi. Saran saya Mendagri mengkomunikasikan kegelisahan beliau kepada Kapolri," kata Hendri kepada wartawan, Selasa (26/11/2019).



Hendri menilai sorotan Tito itu memunculkan asumsi diakuinya eksistensi dari PA 212. Dia menilai PA 212 merupakan kelompok yang diperhitungkan.

"Ini menarik, kemungkinan pandangan Mendagri tentang 212 adalah pertama, eksistensi kelompok yang harus diperhitungkan," tutur Hendri.



Hendri juga menyebut adanya PA 212 merupakan tanda pekerjaan pemerintah usai Pilpres lalu belum selesai. Hal tersebut, menurut Hendri, membuat PA 212 menjadi kelompok yang berada di antara tatanan elit politik lainnya.

"Pekerjaan rumah pemerintah yang belum selesai. Nah pandangan seperti ini membuat 212 berada ditatanan gerakan elit," tuturnya.


Tonton juga Polri soal Reuni 212: Kami Sudah Terima Surat Pemberitahuan :