Ketua IDI Kritik Hinca: Terapi Minum Tuak Obati Pengguna Narkoba Tak Ilmiah

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 07:24 WIB
Ketua PB IDI Dr. Daeng M Faqih / Foto: Ayunda Septiani
Ketua PB IDI Dr. Daeng M Faqih / Foto: Ayunda Septiani
Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengkritik anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan yang menyebut terapi narkoba dapat dilakukan dengan meminum Tuak. Terapi tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Jadi apakah benar bisa seperti itu minum tuak bisa mengobati narkoba, itu perlu dipertanggungjawabkan karena khawatir publik menangkap kebenaran tidak bisa dipertanggungjawabkan, kasihan publik bisa tersesat. Apalagi sekarang era digital cepat tersebar, apalagi pak Hinca publik figur barangkali perlu berhati-hati menyampaikan itu," kata Ketua PB IDI, Dr. Daeng M Faqih kepada wartawan, Selasa (26/11/2019).



Daeng menuturkan, seorang peneliti hingga dokter mempunyai kode etik untuk menyampaikan pernyataan ke publik. Tujuannya agar masyarakat tidak menjadi korban dan tidak tersesat yang disampaikan oleh peneliti atau dokter.

"Kalau memang ada bukti ilmiah melalui penelitian ilmiah dan terbukti tidak apa-apa disampaikan, jangankan orang awam, peneliti, profesional, peneliti atau dokter kode etik sangat ketat kalau menyampaikan kepada masyarakat diminta betul-betul hati-hati apakah disampaikan itu benar atau terbukti," kata dia.

"Apalagi masyarakat umum yang tidak ada kaitan keahlian meneliti dibidangnya mesti berhati-hati kasihan masyarakatnya, nanti kalau mempercayai melakukan apa yang disampaikan tanpa kebenaran nanti masyarakat menjadi korban," imbuh Daeng.


Selanjutnya
Halaman
1 2