Kembangkan Perekonomian, Pertamina Dukung Emak-emak Kelola PUB'G

Mustiana Lestari - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 21:07 WIB
Foto: Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melalui Integrated Fuel Terminal Tanjung Gerem mengajak para ibu dan kader kesehatan di sekitar Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon, membuat PUB'G.

Bukan game elektronik, PUB'G adalah kepanjangan dari Pangan Untuk Balita di Gerem, yakni makanan olahan bergizi tinggi yang berasal dari sayuran hidroponik. Kegiatan ini merupakan rangkaian program tanggung jawab sosial Pertamina untuk mengembangkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Berawal dari program Budidaya Tanaman Hidroponik melalui Green House Kelompok Tani "Griya Hidroponik" pada tahun 2017. Saat itu, bersama Pertamina, kelompok tani membangun 3 rumah hijau yang kemudian berhasil untuk ditanami berbagai sayur segar seperti pakcoy, kangkung, sawi, cabai, dan melon. Selain itu, juga dibuat 5 kolam lele dengan sistem bioflock.

"Untuk memberi nilai tambah, setelah budidaya tanaman dan lele berhasil, kami menggandeng para ibu dan kader kesehatan di sekitar Kec Gerogol, untuk membuat makanan olahan bergizi dari hasil budidaya ini," kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami dalam keterangan tertulis, Selasa (26/11/2019).

Dia menjelaskan, hasil budidaya hidroponik lantas diolah menjadi makanan yang menarik bagi semua umur, terutama bagi balita yang biasanya sulit makan sayur.

Berbagai makanan sehat dan enak kini tersaji, jus pakcoy, kerupuk sayur dengan varian rasa terkini, bakso sayur, nugget gizi, dan makanan olahan lainnya. "Target kami produk PUB'G ini bisa menjadi sumber makanan olahan balita di Kecamatan Gerogol hingga se-Kota Cilegon. Jadi anak-anak kini bisa makan sayuran dalam bentuk dan rasa yang menyenangkan," jelas Dewi.

Para ibu dan kader kini berjumlah 17 orang, tergabung dalam Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPKK) Hidroponik. Pertamina pun menggandeng berbagai institusi diantaranya Dinas Kesehatan Kota Cilegon dan Puskesmas Kec Gerogol, untuk mengembangkan makanan olahan supaya nilai gizinya semakin seimbang.

Ibu Uswatun Hasanah (42), salah satu kader kesehatan, merasa bangga bisa menjadi bagian dari UPKK Hidroponik. Memasak menjadi salah satu kegemarannya, tapi siapa sangka ternyata juga memiliki manfaat besar bagi masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

"Melalui program ini, saya yakin ekonomi masyarakat Kec Gerogol bisa meningkat, pengangguran juga nisa berkurang karena masyarakat lokal bisa ikut serta. Kesehatan anak dan balita juga ikut terjaga," tambah Uswatun.



(mul/mpr)