Jonan-Rudiantara Dikabarkan Jadi Bos BUMN, Fadli Zon Singgung Nama Ahok Lagi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 16:07 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (dok. detikcom)
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (dok. detikcom)
Jakarta - Nama eks Menkominfo Rudiantara dan eks Menteri ESDM Ignasius Jonan dikabarkan akan menjadi petinggi di BUMN. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan penunjukan itu wajar karena keduanya dinilai profesional.

"Ya kalau seperti Pak Jonan atau Rudiantara saya kira wajar ya, mereka orang-orang profesional," kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Fadli lalu membandingkannya dengan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok yang kini resmi menjadi Komisaris Utama PT Pertamina. Fadli menyebut Ahok sebagai pribadi yang bermasalah.


"Kalau kepada Saudara Ahok sebenarnya tidak ada masalah pribadi dengan dia, tetapi kan dia orang yang bermasalah, orang yang menimbulkan kegaduhan beberapa waktu lalu, masih ada PR terkait Sumber Waras dan lain-lain," ujarnya.

Fadli mengaku banyak mendapat pertanyaan dari publik terkait pengangkatan Ahok sebagai Komut Pertamina. Menurut Fadli, seharusnya dipilih orang yang terbaik untuk menduduki jabatan di Pertamina.

"Harusnya cari yang memang orang terbaik gitu, creme de la creme, untuk memperbaiki BUMN kita. BUMN kita kan seharusnya menjadi BUMN yang profitable. Banyak kok state owned enterprise, BUMN di negara-negara lain, yang bagus kinerjanya dan efisien. Hanya di kita aja rugi-rugi terus," ucap Fadli.


Sebelumnya diberitakan, nama mantan Menkominfo Rudiantara dan mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan dikabarkan bakal menjadi petinggi di perusahaan pelat merah. Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang ditanya soal kepastian Rudiantara menjadi Dirut PLN buka suara.

"Mudah-mudahan segera dilantik," tutur Pramono saat ditanya soal Rudiantara menjadi Dirut PLN di Gedung Sekretariat Kabinet, Komplek Istana Presiden, Jakarta, Senin (25/11).

Infonya, Jonan bakal menjadi petinggi di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Namun saat dikonfirmasi, Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga belum bisa mengatakan benar atau tidaknya kabar tersebut. Tapi dia tidak membantah.

"Jonan? nanti lihat saja. Tapi kan sesuai janji kami kan bahwa bisa saja banyak, ada (mantan) menteri, mantan wamen," kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (25/11).




Usai Dilantik Komisaris, Ahok Hadiri Diskusi Energi:

[Gambas:Video 20detik]



Halaman

(azr/jbr)