Jaga Semangat Reformasi, PKS Tolak Wacana Tambah Masa Jabatan Presiden

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 15:33 WIB
Foto: PKS menerima pimpinan MPR (Matius Alfons/detikcom)
Foto: PKS menerima pimpinan MPR (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan sikap terkait wacana amandemen UUD 1945 yang disampaikan pimpinan MPR. PKS akan menyetujui wacana tersebut dengan beberapa usulan dan penolakan.

"Kami juga terima kasih dan antusias karena yang dibicarakan pimpinan MPR terkait serap aspirasi terkait masalah kemungkinan amandemen UUD 1945, izinkan saya sampaikan secara garis besar apa yang disampaikan PKS sebagai sikap resmi PKS terhadap ajakan pimpinan MPR untuk masalah amandemen konstitusi kita," kata Presiden PKS Sohibul Iman saat konferensi pers di gedung DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2019).


Sohibul mengatakan PKS akan mengikuti kehendak rakyat terkait amandemen UUD 1945. Menurutnya amandemen harus lahir dari keinginan rakyat.

"PKS akan sangat mendengarkan dan mempertimbangkan aspirasi dan kehendak rakyat Indonesia dalam mendukung atau menolak wacana Amandemen UUD NRI 1945," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2