Pengakuan Teror ala Pelaku Bom Bali II

Pengakuan Teror ala Pelaku Bom Bali II

- detikNews
Kamis, 17 Nov 2005 08:14 WIB
Jakarta - Perkembangan aksi teror kelompok Dr Azahari makin pesat. Gerakannya pun selalu berbeda-beda setiap tahun. Kali ini, pengakuan meledakkan bom di Bali direkam dalam kepingan VCD. Wah..Tayangan berdurasi 15 menit itu diputar dalam pertemuan Wapres Jusuf Kalla dengan sejumlah ulama di kediamannya, Jl Diponegoro, Jakarta, Rabu (16/11/2005) malam. Rekaman ini ditemukan di tempat persembunyian Nordin M Top di Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.Dalam tayangan ini terlihat ada 4 orang yang berbicara. Tiga orang diantaranya mirip dengan foto pelaku bom Bali II yang disebar polisi. Satu persatu dari mereka menyampaikan pesan.Pria pertama yang berkomentar adalah seorang pria yang mengenakan pakaian gamis dan sorban. Ia dengan lugas menyampaikan alasan melakukan teror. "Teror itu sebagai peringatan bagi kaum kafir serta ulama dan orang-orang yang memusuhi Islam," tegasnya.Kemudian disusul dengan seorang pria yang mengenakan jaket abu-abu dan kaos putih. Berbeda dengan yang pertama, pria ini lebih banyak meminta maaf kepada orang tua dan saudara-saudaranya. Ia meminta maaf atas semua kesalahan selama ini, baik yang disengaja maupun tidak. Bahkan, pria kedua ini berharap keluarganya melunasi utangnya bila ada yang datang menagih.Lalu giliran seorang pria berkaos hitam dan bercelana jins mengucapkan terima kasih kepada ibunya. Saat berbicara, ia mengutip pernyataan Nabi Muhammad SAW bahwa kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan hati.Tak lama kemudian, muncul seorang pria mengenakan jaket hitam. Sambil duduk, ia mengaku sudah berada di surga saat rekaman ini diputar. "Dalam Al Quran dan hadis disebutkan bahwa roh seseorang syahid itu berada di dalam perut burung hijau yang terbang ke jannah (surga)," ujarnya.Pesan ini, tambah pria misterius itu ditujukan untuk saudara dan istrinya. "Jangan pernah berpikir bahwa yang terbunuh di jalan Allah bakal hidup kembali," tegasnya.Dalam rekaman ini juga muncul seorang laki-laki yang mengenakan penutup kepala hitam. Pria ini diduga merupakan Nordin M Top. Sebab, ia berbicara dengan logat melayu yang kental.Pria ini mengancam akan menyerang beberapa negara Barat, yakni Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Italia. Ia juga menyebutkan musuh-musuh yang diincar kelompoknya. "Adalah penolong-penolong dan pembantu-pembantu Presiden AS (Amerika Serikat) George Walker Bush dan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, penguasa kafir dan penguasa murtad yang menguasai kaum muslimin, yang mengejar ulama dan mujahidin," tuturnya.Ia juga menyatakan Perdana Menteri Australia John Howard telah membawa Australia ke dalam kegelapan. "Kecelakaan dan teror mujahidin akan terus berlangsung selama negara-negara Barat masih menempatkan tentara mereka di Irak dan Afghanistan," ancamnya.Tayangan ini terlihat sudah ditambahi pihak kepolisian. Sebab, foto-foto pelaku bom Bali II yang disebar polisi kerap muncul dalam rekaman tersebut. Kelihatannya, polisi mencoba untuk mencocokkan pelaku yang berbicara dengan foto potongan kepala yang didapat pascameledaknya bom di Kuta dan Jimbaran itu. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads