Kakorlantas Sebut Kendaraan Operasional Pengamanan Natal Sudah Siap 80%

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 14:57 WIB
Kakorlantas Polri mengecek kesiapan kendaraan operasional. (Rengga Sancaya/detikcom)
Kakorlantas Polri mengecek kesiapan kendaraan operasional. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengecek kesiapan sarana dan prasarana untuk pengamanan Natal dan tahun baru. Istiono menyebut 80 persen sarana dan prasarana untuk menunjang pengamanan operasi kemanusiaan tersebut sudah siap.

"Ada kerusakan kecil saja, 80 persen udah siap semua. Hanya hal-hal kecil aja, perawatan kecil yang harus ditingkatkan lagi menjelang Natal dan tahun baru ini," jelas Istiono di Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019).

Istiono mengatakan pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki Polri dan instansi lain. Salah satunya, kendaraan untuk patroli harus betul-betul dalam keadaan siap.

"Saya harus memastikan kendaraan yang kita punya hari ini kondisinya seperti apa. Tadi sudah kita cek satu per satu kendaraan roda dua, roda empat, termasuk kendaraan yang untuk patroli yang untuk penindakan, terus kemudian derek, termasuk ambulans semua kondisinya sudah siap," jelas Istiono.
"Karena itu, tentunya dengan kesiapan ini, saya lebih yakin lagi untuk melakukan langkah-langkah persiapan untuk melakukan pengamanan Natal dan tahun baru 2019," sambung Istiono.

Istiono menambahkan pengecekan kendaraan operasional diperlukan untuk mengetahui apakah ada sarana-prasarana yang perlu diperbaiki. Bila ada kendaraan operasional yang rusak, harus segera diperbaiki.

"Saya juga pastikan dulu kendaraan yang kita yang ada itu seperti apa, yang rusak yang bisa dimanfaatkan itu seperti apa. Kalau faktanya sekian persen rusak ya harus diperbaiki agar pada momentum natal dan momentum tahun baru bisa dioperasionalkan," jelasnya.

Dalam pengamanan Natal dan tahun baru ini, Korlantas Polri mengerahkan sejumlah kendaraan operasional untuk mengurai macet, patroli hingga kendaraan stasioner.

"Kendaraan yang harus kita pastikan adalah kendaraan roda dua yang itu memang operasional, di lapangan untuk mengantisipasi kemacetan, memecah arus, kebuntuan-kebuntuan itu bisa cepat dicairkan. Kemudian stasioner, termasuk patroli roda empat terutama di jalan tol ini harus kita maksimalkan. Tadi kondisi roda empat kebanyakan sudah oke semua ya. kondisinya sehat semuanya, nggak ada yang rusak," jelasnya.

Ia menambahkan kendaraan untuk di jalan tol sudah dalam kondisi siap.

"Kemudian termasuk truk derek tadi sudah siap semua dan di-ploting khusus Jakarta tertentu. Kalau jalur-jalur luas tertentu jalur Trans Jawa tentunya udah siap semua dibantu dengan pengelola jalan tol itu juga sudah siap," tandasnya.


Halaman

(mei/mei)