Istri Azahari Menangis Dikabari Konfirmasi Tewas
Rabu, 16 Nov 2005 21:05 WIB
Jakarta - Sedih. Mungkin inilah yang dirasakan istri gembong teroris Dr Azahari, Wan Noraini Jusoh, saat dikabari konfirmasi suami tercinta tewas tertembak."Setelah saya telepon istri dan keluarga, mereka hanya bisa menghadapi dengan tabah dan menangis," jelas adik Azahari, Bani Yamin Husin, dalam jumpa pers di Kantor Trans TV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2005) malam.Sebetulnya, kata Bani, pihak keluarga berharap jasad yang ditemukan saat penyergapan di Batu, Malang, Jatim, beberapa waktu lalu, bukan Azahari. Namun harapan tersebut pupus setelah mencocokkan ciri-ciri yang ada. "Ini kehendak Ilahi," ungkapnya lirih.Bani meminta dua anak Azahari yakni Aisyah (7) dan Zaid Abil (6) tidak dikaitkan dengan tindakan teror yang dilakukan ayahnya. "Saya tidak menerima bila anak Dr Azahari diberinama anak teroris karena mereka tidak tahu apa-apa," tegasnya.
(ton/)











































