Menhub-Komisi V DPR Doa Bersama untuk Korban Tewas Lion Air PK-LQP

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 11:43 WIB
Rapat Komisi V DPR membahas hasil investigasi kecelakaan Lion Air PK-LQP. (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Jakarta - Komisi V DPR RI rapat bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membahas hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP. Ketua Komisi V Lasarus mengajak anggota Dewan dan jajaran Kemenhub beserta KNKT mendoakan para korban jatuhnya pesawat bernomor penerbangan JT610 itu.

"Kita masih ingat betapa berdukanya kita waktu itu ketika JT610 ini terjatuh. Tidak ada salahnya di kesempatan ini kita hening sejenak, kita memanjatkan doa sesuai dengan agama dan keyakinan kita masing-masing," kata Lasarus di ruang rapat Komisi V, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2019).


Doa bersama ini dilakukan setelah Menhub Budi Karya Sumadi dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono membacakan hasil investigasi terhadap kecelakaan pesawat tersebut. Lasarus berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Semoga arwah saudara-saudara kita yang turut serta menjadi korban dalam kecelakaan JT610 mendapat tempat di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan kita dikuatkan untuk mencari jalan keluar sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di waktu yang akan datang," ujar Lasarus.

Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa kecelakaan itu.

"Saya atas nama pribadi dan atas nama Kementerian Perhubungan menyampaikan bela sungkawa atas musibah ini," kata Budi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11).


Budi menyebut peristiwa kecelakaan pesawat ini menjadi pelajaran berharga bagi negara untuk menyikapi keselamatan transportasi. Budi lalu menyampaikan komitmen Kemenhub meningkatkan keselamatan penerbangan nasional.

"Dan musibah ini tidak menimpa satu pihak, tetapi juga banyak pihak, dan menjadi duka dan pelajaran berharga bagi kita, bagi negara, menyikapi keselamatan transportasi," ujar Budi.

"Terlebih lagi menjadi komitmen yang diberikan bagi Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan keselamatan penerbangan nasional," sambungnya.




Simak juga video Laporan Akhir Investigasi KNKT Tak Bisa Dipakai di Pengadilan:

[Gambas:Video 20detik]



(azr/gbr)