Polisi Rekonstruksi Kasus Pabrik Ekstasi di Serang, Kamis

Polisi Rekonstruksi Kasus Pabrik Ekstasi di Serang, Kamis

- detikNews
Rabu, 16 Nov 2005 17:40 WIB
Jakarta - Kasus pabrik ekstasi terbesar ketiga di dunia yang digerebek polisi di Cikande, Serang, Banten akan direkonstruksi polisi, Kamis (17/11/2005) besok. DPR dan Dirjen Bea Cukai akan menghadiri rekonstruksi itu. "Besok ada kunjungan DPR, Komisi I, III dan IX dan beberapa Dirjen. Dirjen Bea Cukai juga akan hadir. Beliau akan menyampaikan sesuatu," kata Wakil Direktur IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Indardi Tanos kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (16/11/2005). Sejauh ini Polri menetapkan Benny Sudrajat, salah seorang tersangka yang ditangkap sebagai pemimpin tertinggi pabrik ekstasi dan shabu-shabu seluas 4.000 meter persegi itu. Benny merupakan anggota sindikat narkoba internasional yang mempunyai banyak relasi. "Sementara ini Benny sindikat tertinggi," kata Indardi. Polisi akan menyelidiki pengakuan Benny yang menyatakan dia hanya orang suruhan. Polisi akan menunggu hasil penyelidikan kemungkinan terlibatnya seorang pengusaha internasional dalam kasus itu. Pabrik ekstasi di Serang itu menurut Indardi merupakan mega super laboratorium. Pabrik itu selain menghasilkan ekstasi juga menghasilkan shabu-shabu. Pabrik itu juga mempunyai tenaga ahli dari Cina, Belanda dan Perancis.Mengenai pengakuan Benny yang menyatakan sbahu-shabu dari pabrik itu akan dijual ke Hong Kong, polisi belum masuk pemeriksaan ke arah itu. (iy/)


Berita Terkait