Polisi Malaysia Sebut WNI di Video Viral Dirampok, Tak Terkait Sepak Bola

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 11:57 WIB
Ilustrasi suporter Indonesia (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)


Suporter Garuda diketahui memang berangkat ke negara tetangga untuk menonton Timnas Malaysia vs Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2022 yang digelar pada Selasa (19/11).

"Saat itu mereka ada di Bukit Bintang didatangi sekelompok orang Malaysia, ditanya apakah kamu suporter Indonesia atau Malaysia. Karena mereka menjawab dengan logat Indonesia terus langsung mereka dikeroyok oleh orang itu. Sementara seperti itu. Memang pada saat kejadian tidak ada atribut baik dari korban maupun pelaku," jelas Kepala Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Yusron Ambary dalam pernyataan pers yang disiarkan di channel YouTube KBRI KL, Jumat (22/11/2019).

Tak hanya dikeroyok, suporter Indonesia tersebut juga diambil tasnya. Tas tersebut berisikan paspor dan dokumen perjalanan mereka selama di Malaysia. Korban pun telah melaporkan insiden tersebut ke polisi Malaysia.



Berdasarkan laporan tersebut, KBRI kemudian langsung melayangkan nota protes ke Kementerian Luar Negeri Malaysia. KBRI meminta otoritas Malaysia mengusut tuntas pengeroyokan tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia, Syed Saddiq, pun telah meminta maaf atas insiden pengeroyokan suporter Indonesia yang viral di media sosial. Saddiq juga telah mendapat konfirmasi kalau salah satu korban pengeroyokan merupakan Warga Negara Indonesia.

"Saya dengan penuh rasa rendah diri mohon maaf oleh rekan-rekan serumpun di Indonesia, saya mohon maaf karena tragedi yang berlaku pada beberapa hari lepas, kami telah mendapat pengesahan bahwa case (peristiwa) pemukulan dan tragedi itu tidak berlaku di Bukit Jalil atau semasa perlawanan (pertandingan) bola sepak," kata Saddiq, Sabtu (23/11).