Cerita Pengalaman Putri Tanjung yang Kini Jadi Staf Khusus Presiden

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sabtu, 23 Nov 2019 15:10 WIB
Putri Indahsari Tanjung (Dita/detikcom)
Badung - Sosok Putri Indahsari Tanjung belakangan menjadi sorotan karena ditunjuk menjadi staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) di usia 23 tahun. Putri pun berbagi cerita soal awal mula merintis karier di bidang penyelenggara acara (event organizer).

Putri rupanya pernah mendapat untung hanya Rp 10 ribu dari bisnisnya saat membuat pesta ulang tahun temannya dan itu yang membuatnya makin semangat berkarya. Bagaimana kisahnya?

"Suatu saat guru gue bilang Putri coba bikin acara Lebaran di sekolah hingga terbuka pintu, oh gue mau, mencoba, gue berani, gue turun, dan akhirnya gue suka banget sama dunia event. Akhirnya waktu gue 15 tahun gue pun sok-sokan mau bikin EO-EO-an dan memaksa temen gue sendiri untuk 'izinin ya bikin pesta ulang tahun lo' dan akhirnya gue presentasi di depan orang tuanya, dan segala macem," kata Putri saat menjadi pembicara di Creativepreneur Corner di The Stones Hotel Legian, Kuta, Badung, Bali, Sabtu (23/11/2019).


Putri pun bercerita saat itu dia berhasil membuat pesta ulang tahun temannya. Dia juga mengaku mendapatkan keuntungan dari usahanya itu.

"Gue bikinin birthday party-nya 'sweet 15th', dan alhamdulillah berhasil dapat profit yaitu adalah Rp 10 ribu. Itu Rp 10 ribu terbaik sepanjang masa karena kalau dapat pertama rasanya ketagihan," ungkap founder dan CEO Creativepreneur Event Creator itu.

Saat itulah Putri menyadari mencari uang itu tak mudah. Saat menemukan passion-nya sebagai penyelenggara acara (EO) itulah, Putri meminta izin kepada ayahnya, Chairul Tanjung, untuk mengembangkan minatnya.

"Gue selalu bersyukur banget dan respek banget sama bapak gue dan selalu bersyukur gue punya orang tua yang percaya sama gue, yang membolehkan gue untuk melakukan apa aja yang gue mau. Jadi waktu bikin creativepreneur alhamdulillah boleh berkarya sendiri, independen," terang Chief Business Officer Kreavi itu.


Meski mendapat restu dari ayahnya, rupanya Putri juga mendapat tantangan baru. Sang ayah, kata Putri, tak mau memberinya modal.

"Akhirnya syaratnya cuma satu, 'bapak nggak mau ngasih uang sepeser pun untuk kamu mulai usaha. Kenapa? Karena kalau misal kamu yang rugi biar kamu dan bapak nggak rugi' ya itu true entrepreneur ya," canda Putri.

Selanjutnya
Halaman
1 2