Pakar Teroris: Azahari Tewas, Jaringan Teroris RI Rusak
Rabu, 16 Nov 2005 15:30 WIB
Yogyakarta, - Setelah tewasnya tersangka gembong teroris Dr Azahari dipastikan jaringan terorisme di Indonesia rusak. Namun diingatkan aksi teror bukan berarti akan otomatis berhenti. Demikian pendapat Guru besar School of Advanced International Studies, Johns Hopkins University sekaligus analisis teroris CNN, Peter Bergen dalam diskusi Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Pasca Tragedi WTC di Gedung Perpustakaan Pusat, UGM, Yogyakarta, Rabu (16/11/2005).Azahari dan Hambali, jelas Bergen, merupakan tokoh penting yang menghubungkan antara JI dengan Al Qaeda. Osama Bin Laden, Hambali dan Azahari pernah bersama-sama bertempur di Kandhahar, Afganistan saat rezim Taliban berkuasa. "Tokoh-tokoh Jamaah Islamiyah (JI) seperti Hambali sudah tertangkap, Azahari sudah tewas dan beberapa tokoh lainnya, otomatis jaringan mereka juga rusak," kata Bergen. Bergen menegaskan melemahnya jaringan terorisme JI itu tidak hanya terjadi di Indonesia saja tetapi juga di tingkat internasional. Jaringan Al Qaeda juga mulai rusak pasca tragedi 11 September 2001 setelah tertangkapnya beberapa tokoh seperti Hambali.Lemahnya jaringan terorisme ini juga karena mereka tidak mampu lagi menarik simpati pihak-pihak lain yang juga anti Amerika. Hanya saja dari sisi finansial masih banyak pihak yang bersedia mendanai kegiatan mereka."Kebanyakan korban terorisme adalah penduduk pribumi dan muslim. Sedangkan orang Amerika malah sedikit. Seperti kasus di Yordania dan Bali, kebanyakan korban justru dari umat Islam sendiri," papar Bergen.Meski jaringan rusak, bukan berarti aksi teror akan berhenti. Yang perlu diwaspadai, lanjut Bergen, justru ideologi dari JI dan Al Qaeda itu sendiri. Dua jaringan tersebut merupakan gerakan ideologi yang tidak akan pernah mati ketika tokoh-tokoh utamanya telah mati."Ideologi jihad mereka masih sangat kuat tertanam di beberapa wilayah dunia seperti di Arab, Indonesia dan beberapa bagian di Asia Tenggara," kata penulis buku Holy War Inside The Secret World of Bin Laden itu.
(iy/)











































