detikNews
2019/11/22 15:46:14 WIB

BKKBN Dukung Sertifikasi Pranikah: Agar Mengerti Reproduksi-Cegah Stunting

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
BKKBN Dukung Sertifikasi Pranikah: Agar Mengerti Reproduksi-Cegah Stunting Kepala BKKBN Hasto Wardoyo (tengah) dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) di Kemenkominfo. (Faiq/detikcom)
Jakarta - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mendukung wacana kebijakan sertifikasi pranikah. Menurut Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, banyak pasangan usia subur yang ingin menikah tidak mengerti tentang proses reproduksi.

"Selama ini banyak pasangan usia subur yang sudah menikah tidak mengerti proses reproduksi karena kalau kita ingin menghasilkan generasi unggul disentuh hulu proses reproduksi," kata Hasto Wardoyo saat diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) tema 'Perlukah Sertifikasi Perkawinan?' di gedung serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).


Hasto berharap sertifikasi tersebut bisa memasukkan materi tentang proses reproduksi. Apalagi banyak pasangan yang menikah usia dini tidak mengerti resiko kehamilan.

"Data pernikahan dini mereka tidak mengerti resiko pernikahan dini sebetulnya ini hak mereka untuk ngerti. Jadi contoh mereka nikah di bawah usia 19 tahun, sedangkan nikah di bawah usia 19 tahun perempuan hubungan seks saat mulut rahim belum matang itu akan terjadi kanker mulut rahim, tapi perempuan ini tidak mengerti," ucap dia.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com