Takut Kena Anthrax, Warga Manggala Serbu Puskemas
Rabu, 16 Nov 2005 14:19 WIB
Makassar - Takut terjangkit virus anthrax, ratusan warga yang bermukim di Kecamatan Manggala, Makassar, ramai-ramai memeriksakan diri di posko penanggulangan anthrax di Puskesmas Manggala. Para warga yang datang memeriksakan diri ini pada umumnya tinggal di sekitar kawasan ternak yang ada di Kelurahan Tamangapa dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Antang. Beberapa warga di antaranya mengeluh sakit kepala, mual dan dan muntah, sesuai dengan gejala awal anthrax. Daeng Erang yang juga bekerja di RPH Antang, misalnya, mengaku tangan kanannya bengkak sejak dua hari terakhir. "Tangan saya bengkak, tolong diobati. Saya khawatir lukanya akan infeksi dan tertular virus anthrax," tuturnya. Menjawab keluhan Daeng Erang, dokter pun memberikannya obat antibiotik seperi Amoxicilin dan vitamin. Banyaknya warga yang memeriksakan diri hari ini lantaran sejak hari Minggu lalu pihak puskesmas bekerjasama dengan pihak kecamatan mengimbau warga sekitar untuk memeriksakan dirinya, untuk memastikan apakat tertular anthrax atau tidak. "Senin lalu warga yang datang malah sekitar 170 orang," ucap Mariathy Yasin, kepala Puskesmas Kecamatan Manggala. Selain mengeluh sakit kepala, mual dan muntah, para warga yang datang memeriksakan diri banyak juga yang mengeluhkan tentang lukanya yang membengkak dan berair. "Itu keluhan paling banyak," kata Mariathy.
(nrl/)











































