Waketum Gerindra Minta Menhan Prabowo Tolak Kapal Kabel Asing di Natuna

Waketum Gerindra Minta Menhan Prabowo Tolak Kapal Kabel Asing di Natuna

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 23:11 WIB
Waketum Gerindra Arief Poyuono (Foto: detikcom)
Waketum Gerindra Arief Poyuono (Foto: detikcom)
Jakarta - Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menolak kapal kabel asing RRC yang berbendera Panama beroperasi di perairan Indonesia. Ini menurut Poyuono menjadi pekerjaan Prabowo dalam menjaga kedaulatan RI.

"Keanehan tersebut yaitu dengan beroperasinya kapal kabel milik SBSS milik RRC yang berbendera Panama dengan nama kapal CS Bold Maverick yang beroperasi di perairan Indonesia sekitar Batam dan Laut Natuna," kata Poyuono kepada wartawan, Kamis (21/11/2019).



Poyuono lantas menyinggung asas cabotage yang melarang kapal berbendera asing melakukan kegiatan bisnis dan pemasangan kabel di perairan Indonesia.

"Di mana sejak 2011 sesuai UU pelayaran nomor 17 tahun 2008 Indonesia menganut asas cabotage yaitu di mana asas ini memberikan kekuatan bahwa penyelenggaraan pelayaran dalam negeri sepenuhnya hak negara pantai. Artinya, negara pantai berhak melarang kapal-kapal asing berlayar dan berdagang di sepanjang perairan negara Indonesia," ujar Poyuono.


Selanjutnya
Halaman
1 2