GNPF Ulama Klaim Sudah Kirim Surat Pemberitahuan Reuni 212 ke Polisi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 17:36 WIB
Sekjen GNPF Ulama Edy Mulyadi (Farih/detikcom)
Sekjen GNPF Ulama Edy Mulyadi (Farih/detikcom)
Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar reuni di Monas, Jakarta Pusat. Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menyebut perizinan sudah selesai diurus.

"Soal surat-surat perizinan, segala macam, sudah rapi. Dengan pengelola taman Monas sudah, dengan Gubernur sudah rekomendasi, dengan Polda, bahkan dengan Polres dan Polri," ujar Sekjen GNPF Ulama Edy Mulyadi di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).



Edy mengatakan Reuni 212 merupakan kegiatan rutin dalam rangka memelihara momentum pertemuan umat Islam dalam jumlah besar. Menurutnya, Reuni 212 kali ini akan diisi kegiatan munajat sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Ada beberapa tema, kita temanya adalah soal munajat dan maulid agung. Kita berdoa kepada Allah SWT memohon keselamatan segala macam, dan kita juga memperingati Maulid Nabi kita," katanya.



Meskipun digelar bukan di hari libur, Edy mengajak masyarakat 'memutihkan' Jakarta. Semua orang boleh hadir.

"Intinya siapa saja boleh hadir kok, jangankan sesama muslim, nonmuslim pun kalau kita nggak ngaco-ngaco dipersilakan hadir, seperti reuni tahun lalu kita persilakan tempat khusus," katanya.

"Umat Islam, khususnya, silahkan datang semua ramai-ramai. Jangan khawatir kita tidak akan ada masalah dengan keamanan, kita sudah koordinasi dengan beberapa rapat antara panitia dengan aparat kepolisian," sambungnya.


Tonton juga Soal Reuni 212, Polri: Hak Warga Negara, Tapi Tetap Ada Aturannya :


[Gambas:Video 20detik]

(fas/haf)