#BriziekTebarHoax Jadi Trending, Pengacara Tegaskan Pencekalan HRS Fakta

Indra Komara - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 16:41 WIB
Sugito Atmo Prawiro. (Foto: Isal Mawardi/detikcom)
Sugito Atmo Prawiro. (Foto: Isal Mawardi/detikcom)


Sugito lantas menjabarkan secara rinci terkait pencekalan Habib Rizieq. Dia mengatakan yakin ada keterlibatan pemerintah Indonesia yang menyebabkan Imam Besar FPI itu tak bisa balik ke Tanah Air.

"Beliau (HRS) kan mengalami langsung, dia juga berinteraksi langsung dengan keimigrasian Saudi, dia juga berinteraksi langsung dengan intelijen Saudi pada waktu pemeriksaan, dan kenapa itu muncul juga ada penjelasan," jelas Sugito.

"Tapi kalau kita itu disuruh memberikan mana bukti permohonan cekal dari pemerintah Indonesia ke pemerintah Saudi, itu hal yang sangat absurd, itu kan sifatnya rahasia, sifatnya kan, kalau pun bisa ya bukan diplomatik, G to G yang terkait dengan kebijakan masing-masing pemerintah," paparnya.



Dia mengatakan, pencekalan terhadap Habib Rizieq melanggar hak asasi kliennya sebagai WNI. Apalagi, Habib Rizieq tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Sehingga, pihaknya kembali mempertanyakan pencekalan terhadap kliennya atas permintaan siapa, jika bukan dari RI.

"Intelijen Saudi apa kepentingannya mencekal Habib Rizieq, dia kan WNI, kalau memang dia ada urusan keamanan di Saudi tangkap saja, deportasi, diusir, itu kan hal yang simple dan sederhana, orang akan mudah memahami, sudah overstay dan tidak dilakukan, overstay dan tetap nyaman tinggal di situ," kata Sugito.



"Jadi kalau bukan atas permintaan pemerintah Indonesia, atas permintaan siapa? Dia mau pulang ke Indonesia, dia WNI, terlepas ada persoalan politik, tapi itu hak dia sebagai WNI harus dihargai. Menurut saya ini pelanggaran HAM atas hak sipil Habib Rizieq pulang ke Indonesia," tuturnya.
Halaman

(idn/tor)