Jabar Siap Helat Pilkada Serentak 2020 di 8 Daerah

Yakob Arfin - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 11:47 WIB
Foto: Dok. Pemprov Jabar
Foto: Dok. Pemprov Jabar
Jakarta - Jawa Barat (Jabar) akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di delapan kota/kabupaten. Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun mendukung acara 'Launching Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020 di 8 Kab/Kota se-Provinsi Jawa Barat'.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan demokrasi langsung diharapkan mampu menghadirkan pemimpin yang sesuai dengan pilihan rakyat. Sebagai produk demokrasi langsung, Emil mengungkapkan peluang menjadi pemimpin pilihan rakyat untuk memberikan sumbangsih kepada bangsa sangat besar.

"Demokrasi adalah pilihan yang sudah dipilih oleh kita," kata Emil dalam keterangannya, Kamis (21/11/2019).

Emil mengatakan demokrasi adalah anugerah untuk bangsa Indonesia. Pasalnya bagi pemimpin yang baik, kekuasaan adalah alat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.


Meski demikian Emil berharap adanya perbaikan proses pelaksanaan demokrasi yang dilakukan dengan Pemilu sehingga pemerintah dan pihak terkait tidak mengeluarkan biaya besar.

Lebih lanjut Emil mengatakan voting digital yang dilakukan India bisa menjadi contoh untuk memangkas biaya logistik selama proses Pemilu di Indonesia.

Selain itu pihaknya juga menyatakan pentingnya menggelar Pemilu yang kondusif. Di Jabar sendiri, pelaksanaan Pilpres, Pileg, Pilgub, dan Pilkada kabupaten/kota, selalu berjalan sesuai harapan tanpa ada gangguan yang berarti dengan angka partisipasi pemilih yang terus meningkat.

Sementara itu Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Abdullah Dahlan mengatakan, acara 'Launching Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020' adalah penanda kesiapan Jabar menghelat Pilkada serentak di delapan daerahnya.

Delapan daerah tersebut yakni Kabupaten Bandung, Kab. Cianjur, Kab. Sukabumi, Kab. Karawang, Kab. Indramayu, Kab. Tasikmalaya, Kab. Pangandaran, dan Kota Depok.

"Pemilu di Jawa Barat selalu berjalan aman, lancar, dan demokratis. Hampir seluruh tahapan Pemilu kami kawal sampai ke aspek penegakan hukum Pemilu," kata Abdullah.

Ia menambahkan Bawaslu Jabar selalu mengawasi prosedural pelaksanaan Pemilu dengan kewenangan dalam aspek pencegahan, pengawasan, penindakan, dan pengadilan.


"Bawaslu memperkuat metode dan instrumen, pengawasan terkait money politik. Kami siaga dengan cegah, awasi, tindak, dan adili," tambah Abdullah.

Dalam kesempatan yang sama Ketua KPU Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok mengatakan 'Launching Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020' sekaligus menjadi cara untuk mensosialisasikan Pilkada serentak tahun depan di delapan daerah tersebut.

Rifqi pun berharap Pemilu bisa berjalan dengan baik dan lancar. Tak lupa, KPU Jabar mengapresiasi dukungan Bawaslu provinsi, juga Bawaslu kabupaten/kota bersama pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta jajaran TNI/ Polri yang sudah mensukseskan Pemilu 2019 khususnya di Jabar sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Tanah Air.

"(Semoga) tahun 2020 semua tahapan bisa berjalan baik, lancar, damai, dan pemilihan bisa berjalan menggembirakan, memberikan kemajuan terhadap masing-masing kota/ kabupaten," tutup Rifqi.




Simak juga video Wacana Pilkada Asimetris Ala Tito Karnavian:

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)