detikNews
2019/11/21 07:53:02 WIB

Izinkan Elitenya Jadi Stafsus Menteri, NasDem: Itu Jabatan Politis

Mochamad Zhacky - detikNews
Halaman 1 dari 2
Izinkan Elitenya Jadi Stafsus Menteri, NasDem: Itu Jabatan Politis Foto: Ahmad M Ali (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Dua elite Partai NasDem didapuk sebagai staf khusus (stafsus) menteri. NasDem mengizinkan elitenya menjadi stafsus menteri karena menilai jabatan tersebut jabatan politis.

"Bahwa kemudian di DPP (NasDem) mengizinkan sepanjang itu tidak bertentangan dengan aturan. Kan Stafsus itu kan bukan pegawai negeri ya. Dia orang yang kemudian diperbantukan untuk membantu menteri. Jadi ya, memang bisa diisi politisi, bisa diisi profesional sepanjang menterinya membutuhkan untuk dibantu di situ," kata Waketum NasDem Ahmad M Ali, Rabu (20/11/2019).



Dua elite NasDem dimaksud yakni Taufiqulhadi dan Zulfan Lindan. Taufiqulhadi merupakan Ketua DPP NasDem Bidang Kehutanan, Agraria dan Tata Ruang yang menjadi Stafsus Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil. Satu lagi adalah Ketua DPP NasDem Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera 1 (Aceh dan Sumatera Utara) Zulfan Lindan yang menjadi Stafsus Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

"DPP oke, tidak masalah ketika kemudian Pak Johnny Plate meminta ke DPP untuk dibantu Bang Zulfan. Ya sudah nggak masalah. Begitupun Bang Taufiqulhadi diminta Pak Menteri ATR untuk membantu dia," ucap Ahmad.

"Sebelumnya kan (Stafsus) Menteri ATR itu, Pak Sugeng Suparwoto itu stafsus Menteri Sofyan Djalil. Kemudian Pak Sugeng jadi anggota DPR RI diganti oleh Pak Taufiqulhadi. Jadi prinsip kita jabatan itu memang jabatan politis lah," imbuhnya.



Simak juga video Ahok Akan Jadi Bos BUMN, NasDem: Negara Butuh Orang Kompeten:




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com