Kapolri: Irjen Firli Akan Lepas Jabatan Kabaharkam untuk Jadi Ketua KPK

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 16:24 WIB
Rapat Perdana Kapolri Jenderal Idham Azis Bersama Komisi III DPR. (Foto: Lamhot Aritonang)
Rapat Perdana Kapolri Jenderal Idham Azis Bersama Komisi III DPR. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Ketua Komisi III Herman Herry mempertanyakan perihal potensi rangkap jabatan Kabaharkam Irjen Firli. Herman mempertanyakan apakah Firli yang akan segera dilantik sebagai Ketua KPK harus mundur sebagai Kabarhakam Polri.

"Kabaharkam akan menjabat sebagai Ketua KPK. Apakah harus mundur dari jabatannya sebagai Kabaharkam atau seperti apa? Ini untuk menjawab semua pertanyaan yang ada," tanya Herman dalam rapat kerja bersama Kapolri Jenderal Idham Azis di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).



Pertanyaan itu kemudian dijawab oleh Idham. Idham menjelaskan Firli harus diberhentikan dari jabatannya sebagai Kabaharkam jika kelak resmi dilantik sebagai Ketua KPK.

"Saya ingin menyampaikan masalah pertanyaan Bapak Ketua, masalah Kabaharkam, anggota Polri yang diangkat sebagai pimpinan KPK dalam hal ini Kabaharkam itu tidak harus mengundurkan diri sebagai anggota Polri, tapi harus diberhentikan dari jabatannya," kata Idham.



Idham menjelaskan hal itu sesuai dengan pasal 29 UU No. 19 tahun 2019 tentang Perubahan Atas UU No. 30 tahun 2002 tentang KPL. Dalam aturan itu, kata dia, sebagai Ketua KPK Firli harus melepaskan jabatan struktural.

"Karena ini sesuai dengan ketentuan pasal 29 undang-undang nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan atas undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK tidak harus mengundurkan diri sebagai anggota Polri, melainkan harus melepaskan jabatan struktural dan atau jabatan lainnya itu seperti itu," ungkapnya.




Tonton video Irjen Firli Bahuri Resmi Jadi Kabaharkam Polri:

[Gambas:Video 20detik]



(mae/idn)