detikNews
2019/11/20 16:03:36 WIB

F-PKS ke Kapolda Sumut: Jangan Gegara Latihan Panah-Berkuda Disebut Teroris

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Halaman 1 dari 2
F-PKS ke Kapolda Sumut: Jangan Gegara Latihan Panah-Berkuda Disebut Teroris Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al-Habsyi (Foto: dok. Twitter DPR RI)
Jakarta - Anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Al-Habsy, menyoroti soal stigma teroris yang dikaitkan dengan berkuda dan memanah. Menurut Aboe Bakar, mengaitkan latihan berkuda dan memanah dengan teroris sangat berlebihan.

"Saya sarankan, Pak Kapolda (Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto) jangan berlebihan. Kalau cuma gara-gara latihan memanah dan berkuda, jangan gara-gara latihan, semua orang itu sebut teroris. Itu kasihan orang yang mau latihan olahraga," kata Aboe Bakar saat sesi tanya-jawab dalam rapat kerja bersama Kapolri Jenderal Idham Azis di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

"Jadi maksud saya jangan digeneralisasi bahwa sesungguhnya olahraga berkuda dan memanah bagian dari leluhur kita," sambungnya.


Karena itu, Aboe Bakar pun meminta Kapolri Idham Azis beserta jajarannya meneliti betul orang-orang yang terlibat tindakan terorisme, bukan hanya berdasarkan latihan berkuda dan memanah. Selain itu, dia meminta polisi menghilangkan stigma tersebut.

"Jadi janganlah ada stigma yang menyatakan bahwa kalau jajaran Bapak lo, bukan Bapak yang saya maksud, menyatakan bahwa olahraga itu bagian daripada teroris, jadi waswas teman-teman kita," kata Aboe Bakar.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com