OC Kaligis Gugat Anies soal Pengangkatan Bambang Widjojanto di TGUPP

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 14:47 WIB
Foto: Yulida Medistiara/detikcom
Foto: Yulida Medistiara/detikcom


Sidang perdana digelar pada 6 Agustus 2019. Keduanya juga sudah melakukan mediasi pada 10 September 2019, namun mediasi gagal. PN Jakarta Pusat kembali melanjutkan gugatan itu, hingga saat ini persidangan sudah dalam tahap replik yang akan digelar pada 26 November mendatang.

Kaligis memohon agar hakim mengabulkan permohonannya terkait dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan Anies karena pengangkatan BW.

"Mengabulkan gugatan yang diajukan oleh penggugat untuk seluruhnya. Menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum, dan menghukum tergugat untuk memberhentikan Bambang Widjojanto sebagai Ketua Komite Pencegahan Korupsi," tulis permohonan Kaligis.


Ketika dimintai konfirmasi, Kaligis mengaku alasan menggugat BW adalah menyebut BW sudah tidak memiliki nama baik semenjak berhenti sebagai pimpinan KPK. Dia menyebut BW tidak pantas menjadi Ketua Komite Pencegahan Korupsi TGUPP.

"Dia nggak pernah direhabilitasi namanya. Nggak pernah dapat gaji di KPK, dapat gaji di DKI. Dan ditempat basah lagi, semua urusan tanah, IMB, reklamasi itu urusan. Jadi pinter ini, sudah diberhentikan di KPK, namanya nggak pernah di-rehabilitir, dia berkoar-koar lagi di DKI," kata Kaligis di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Rabu (20/11/2019).

Dia menyebut perkara ini sudah berjalan. "Sudah jalan banget (perkara). Saya mau lihat dia dilindungi Anies Baswedan apa nggak," ucapnya.

Halaman

(zap/aud)