Polri Persilakan Keluarga dan Media Lihat Jenazah Azahari

Polri Persilakan Keluarga dan Media Lihat Jenazah Azahari

- detikNews
Rabu, 16 Nov 2005 10:30 WIB
Jakarta - Akhirnya Mabes Polri membuka akses bagi keluarga dan media massa untuk melihat langsung jenazah Azahari. Izin melihat jenazah tersangka gembong teroris yang tewas dalam penyergapan di Batu, Jawa Timur, itu diberikan setelah tim forensik selesai melakukan identifikasi secara lengkap."Kami sudah memberikan izin ke keluarga untuk mencocokkan ciri-ciri fisiknya (Azahari)," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto setelah upacara kenaikan pangkat 11 perwira tinggi Mabes Polri di Gedung Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (16/11/2005).Mabes Polri juga mempersilakan keluarga membawa pulang jenazah jika telah selesai mencocokkan identifikasi jenazah Azahari. Polri bersama Polisi Diraja Malaysia akan bekerjasama membantu pemulangan jenazah. Setelah pembuktian jenazah Azahari selesai, Mabes Polri akan memfokuskan diri pada pengejaran pelaku bom Bali lain. "Kalau kita yakin dengan pembuktian yang ada bahwa itu Azahari, ya kita selesai pencarian terhadap Azahari. Lalu sekarang kita tinggal memfokuskan diri mencari pelaku-pelaku lain untuk bisa kita tangkap," kata Sutanto.Menjawab keraguan sejumlah pihak jenazah yang tewas dalam penyergapan di Batu, Jawa Timur itu benar-benar Azahari, polisi mempersilakan media massa melihat langsung. "Kalau media ingin melihat ya silakan saja," kata Sutanto.Surat permintaan keluarga lewat Departemen Luar Negeri (Deplu) untuk melihat dan membawa pulang jenazah Azahari diterima Mabes Polri Selasa (15/11/2005) pukul 12.00 WIB kemarin. Polri kemudian melakukan rapat koordiansi dengan tim penyidik dan kedokteran forensik Mabes Polri yang hasilnya memberi izin keluarga.Hingga kini jenazah Azahari masih berada di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramatjati. Keluarga Azahari yang diwakili adik kandung Azahari, Bani Yamin Husin telah berada di Jakarta sejak Minggu (13/11/2005). Kelambanan polisi memberikan izin melihat jenazah Azahari membuat sejumlah kalangan ragu Azahari benar-benar telah tewas. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini