AS Tak Lagi Anggap Permukiman Israel Ilegal, RI Menentang

Andhika Prasetia - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 14:06 WIB
Permukiman Yahudi di Palgey Maim - Tepi Barat (REUTERS/Baz Ratner)
Permukiman Yahudi di Palgey Maim - Tepi Barat (REUTERS/Baz Ratner)
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan tidak lagi meyakini permukiman Yahudi yang dibangun Israel di wilayah-wilayah Palestina adalah ilegal. Pemerintah Indonesia menentang pernyataan tersebut.

"Bahwa Indonesia menolak secara tegas pernyataan yang mengatakan pembangunan permukiman ilegal Israel di tepi barat tidak bertentangan dengan hukum internasional," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).


Indonesia mengatakan, pernyataan AS bertentangan dengan hukum internasional. Indonesia, kata Retno, menentang Israel yang membangun permukiman ilegal di Palestina.

"Pernyataan ini secara jelas bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi DK PBB yang terkait. Indonesia secara tegas menentang tindakan Israel membangun permukiman ilegal di wilayah Palestina," ujar Retno.

Indonesia menganggap pembangunan permukiman di Tepi Barat menjadi penghalang upaya perdamaian. Indonesia mengajak masyarakat internasional memberikan dukungan bagi Palestina dalam kasus ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2