detikNews
Rabu 20 November 2019, 13:37 WIB

Kisah Driver Grab Perempuan Jadi Tulang Punggung Bagi Keluarga

Moch Prima Fauzi - detikNews
Kisah Driver Grab Perempuan Jadi Tulang Punggung Bagi Keluarga Foto: Dok. Grab Indonesia
Jakarta - Ibu adalah bidadari surga yang dikirimkan untuk menjaga, mendidik, dan membimbing anak-anaknya agar kelak menjadi orang yang berguna. Namun, banyak juga Ibu yang menjadi pelopor emansipasi wanita dengan menjadi tulang punggung keluarga.

Seperti halnya Elvira Damayanti M. Noer. Ibu satu orang anak ini rela banting tulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Kerja keras memang tidak mengenal waktu dan usia. Namun, perempuan kelahiran Surabaya, 5 November 1970 ini tidak pernah sedikitpun mengeluh dan menyerah. Wajahnya selalu dihiasi senyuman, meski kadang lelah sering menderanya.

Perempuan yang akrab disapa Vira ini sebelumnya adalah seorang ibu rumah tangga biasa, hingga saat suaminya terkena stroke dua tahun lalu. Tanggung jawab mencari nafkah beralih pada Vira. Kini Vira tidak hanya ibu rumah tangga biasa, tetapi juga merangkap sebagai kepala rumah tangga. Suami yang sedang sakit, anak yang masih sekolah, dan ibu yang sudah renta membuat Vira harus terus berjuang demi mencukupi kebutuhan anggota keluarganya.


"Sebelumnya saya hanya ibu rumah tangga biasa, tidak bekerja sama sekali. Tetapi sejak suami sakit saya terus berpikir, apa ya yang bisa menghasilkan uang dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga? Tetapi dengan adanya tiga tanggungan, saya harus bisa mencari pekerjaan yang bisa menghidupi kami semua. Apalagi di usia saya saat ini tentu bukan hal mudah untuk mendapatkan pekerjaan," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/11/2019).

Berbekal saran dari sang adik, Vira akhirnya bergabung menjadi mitra driver GrabCar. Pekerjaan ini dirasa cocok karena Vira sendiri memang hobi mengendarai mobil sejak remaja. Meski awalnya tidak mudah karena butuh waktu untuk melakukan penyesuaian. Sebab selain bertugas mencari nafkah, Vira tetaplah seorang istri, ibu dan anak yang harus mengurus segala macam kebutuhan suami yang sedang sakit hingga keperluan anak dan ibunya.

Waktu terus berlanjut hingga akhirnya ia bisa menyesuaikan dan berbagi waktu dengan tugasnya sebagai kepala rumah tangga. Dalam sehari Vira bisa menyelesaikan 11 hingga 18 trip.


"Alhamdulillah, dari Grab penghasilan saya minimal Rp 350.000 dalam sehari bisa tercapai," ujarnya.

Soal keamanan, Vira mengaku tidak khawatir. "Selain pelatihan berkendara aman dan bela diri dasar, Grab juga punya teknologi keamanan yang luar biasa. Sekarang ada fitur 'Pusat Keselamatan' untuk mitra pengemudi dan pengguna. Di situ ada berbagai macam fitur seperti bagikan lokasi perjalanan, tombol darurat dan layanan bantuan. Selain itu ada juga fitur Free Call, jadi nomor telepon pribadi penumpang dan pengemudi tidak akan bisa dilihat. Saya jadi tenang, penumpang juga harusnya merasa lebih nyaman," pungkas Vira.
(prf/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com