Seorang Balita Makassar Diduga Terinfeksi Anthrax
Rabu, 16 Nov 2005 10:05 WIB
Makassar - Sejumlah sapi mati di Makassar gara-gara anthrax. Sebanyak 25 ekor yang masih hidup juga diketahui positif tertular. Kini, bakteri Bacillus antrachis penyebab penyakit anthrax, diduga mulai menyerang manusia. Seorang balita, Anugrawaty (3) disinyalir terjangkit virus ini. Warga Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, ini diduga terjangkit anthrax setelah dilakukan pemeriksaan tim dokter penanggulangan anthrax. "Anak ini mengalami luka pada pipi sebelah kanan yang ciri-cirinya menyerupai penyakit anthrax," ujar Mariathy Yasin, Kepala Puskesmas Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Rabu (16/11/2005). Pada pipi Anugra memang tampak kemerahan, seperti benjolan yang berair dengan warna ungu kehitaman di bagian tengahnya. "Benjolan itu akan mengalami necrosis dan pecah, " tutur Mariathy. Lebih lanjut Mariathy menjelaskan bahwa gejala klinis penularan penyakit ini memang dengan munculnya bercak kemerahan. Bercak ini muncul jika penularan terjadi melalui kulit atau selaput lendir. Tak lama kemudian, bercak merah ini akan berair dan berwarna ungu kehitaman. Selain itu, penderita juga akan mengalami demam, sakit kepala, mual dan muntah. Sebelumnya, Daeng Naba, salah seorang peternak di Kelurahan Tamangapa, sempat dinyatakan terjangkit penyakit ini lantaran luka di tangannya tak kunjung sembuh. Namun setelah diperiksa lebih seksama, Daeng Naba dinyatakan negatif anthrax.
(nrl/)











































