Gajah Mati di Riau Diduga Korban Perburuan Liar

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 20:16 WIB
Gajah Mati di Riau. (Foto: dok. BBKSDA Riau)
Pekanbaru - Gajah liar yang ditemukan mati di kawasan konsesi hutan tanaman industri (HTI) PT Arara Abadi diduga kuat korban perburuan liar. Gajah ditemukan dengan kondisi gadingnya yang sudah tidak ada.

"Dilakukan neuropsi kondisi kepala gajah sudah terpotong dari pangkal belalai di mana belalai terpisah dari tubuh dengan jarak satu meter," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Selasa (19/11/2019).



Haryono menjelaskan, bahwa gajah tersebut dugaan kuat mati karena perburuan dengan memotong bagian kepala untuk mengambil kedua gadingnya. Hanya saja ketika dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan proyektil peluru.

"Gajah yang mati berjenis kelamin jantan dengan perkiraan usai 40 tahun. Tidak juga ditemukan tanda-tanda keracunan dan bekas jerat, ditubuhnya," kata Haryono.



Masih menurut Haryono, kondisi gajah ketika ditemukan sudah membusuk. Diperkirakan gajah tersebut telah mati enam hari sebelumnya ditemukan pada Senin (18/11).

"Gajah tersebut merupakan gajah yang termasuk dalam subpopulasi gajah di kawasan Giam Siak Kecil," kata Haryono.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gajah ini pertama kali ditemukan seorang karyawan PT Arara Abadi. Lokasi ditemukannya bangkai gajah ini di Desa Tasik Serai Kecamatan Talang Mandau, Bengkalis. Dari penemuan ini lantas dilaporkan ke BBKSDA Riau. (cha/idn)