Kebakaran SMK Yadika 6 Bekasi Diduga karena Korsleting Listrik

Kebakaran SMK Yadika 6 Bekasi Diduga karena Korsleting Listrik

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 22:36 WIB
Kebakaran SMK Yadika 6 Bekasi. (Isal Mawardi/detikcom)
Kebakaran SMK Yadika 6 Bekasi. (Isal Mawardi/detikcom)
Bekasi - Kebakaran di SMK Yadika 6 Kota Bekasi berawal dari ruang laboratorium komputer. Kebakaran diduga karena korsleting arus listrik.

"Diduga dari korsleting karena posisi kebakaran bermula di lantai satu tepatnya di ruang lab komputer. Biasanya di tempat yang menggunakan alat-alat elektronik, ya korslet," ujar Kadis Damkar Kota Bekasi, Aceng Solahudin, kepada wartawan, Senin (18/11/2019).


Api menjalar dan menghanguskan berbagai ruangan di lantai 1-3 gedung SMK Yadika 6. Ruang belajar hingga laboratorium komputer terbakar.

Aceng memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, 14 siswa dan guru terluka.

"Korban meninggal dunia tidak ada, korban luka 14 , 2 patah tulang, dan 12 luka bakar dan sesak napas," ujar Aceng.


Korban patah tulang karena memaksa melompat dari lantai 4 gedung sekolah. Aceng memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam gedung selama kebakaran terjadi.

"Tidak ada (yang terjebak) sudah clear, sudah disisir pasukan saya tinggal pendinginan sekarang," ujar Aceng.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda SMK Yadika 6, Jalan Wadas Raya Nomor 32 RT 05 RW 03, Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (18/11) sekitar pukul 15.30 WIB. Sebanyak 13 unit damkar dan 100 petugas damkar dikerahkan. Api padam pada pukul 21.27 WIB.
Halaman

(isa/idh)