TNI Minta Depdagri Imbau GAM Serahkan Nama Anggotanya

TNI Minta Depdagri Imbau GAM Serahkan Nama Anggotanya

- detikNews
Selasa, 15 Nov 2005 23:36 WIB
Jakarta - Hingga kini pemerintah belum mempunyai nama-nama anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Padahal pemerintah memerlukan nama-nama 3000 anggota GAM untuk pemberian dana kompensasi dalam rangka reintegrasi. Mabes TNI menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Departemen dalam Negeri (Depdagri) atau Departemen Sosial (Depsos) untuk mengimbau GAM secepatnya menyerahkan nama-nama anggotanya.Menurut Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, 3.000 nama ini anggota GAM ini sebenarnya tidak terkait dengan tugas TNI. Namun nama-nama tersebut sangat diperlukan agar dalam pemberian kompensasi tepat diberikan pada orang-orang yang dituju."Silakan saja Depdagri, Pemda atau Depsos untuk memperoleh nama-nama itu. Jangan nanti diserahkan kepada si A ternyata si A hanya makan sendiri. Yang lainnya tidak dapat," jelas Tarto, panggilan akrab Panglima TNI usai acara silaturahmi dengan para Pemred media massa di Wisma Yanni, Jl Diponegoro Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2005). Menurut Tarto, menyerahkan atau tidak daftar nama tersebut dikembalikan pada pihak GAM. Hal itu bukan sesuatu yang melanggar kesepakatan damai. Namun pada prinsipnya, jumlah 3.000 anggota GAM itulah yang berhak menerima kompensasi dalam rangka reintegrasi. Tarto juga membantah bawha pihak Aceh Monitoring Mission (AMM) telah berpihak pada GAM dengan tidak mengimbau kepada GAM untuk menyerahkan nama-nama tersebut. "Saya tidak melihat ada pihak berpihak itu. Sejauh ini kita melihat kinerjanya bagus," jawab Tarto.Selama ini, menurut Tarto, AMM telah bekerja secara maksimal dengan mengimbau kepada GAM agar menaati secara sungguh nota kesepakatan damai seperti mengorganisasikan penyerahan senjata dan proses lainnya. (atq/)


Berita Terkait