Penabrak Skuter Listrik Terpengaruh Alkohol, Ini Bahayanya Nyetir Saat Mabuk

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 16:53 WIB
Ilustrasi Kecelakaan (Andhika Akbaryansyah/detikcom)

Selain itu, meskipun sudah ada aturan yang melarang berkendara dalam keadaan mabuk dalam UU 22 Tahun 2009, menurutnya, aturan itu tidak tegas. Karena tak dicantumkan batasan kadar alkoholnya.

"Tidak tegas di regulasi cuma ditulis dilarang mengemudi dalam keadaan mabuk, tapi tidak dijelaskan lebih rinci definisi mabuk itu apa serta kadar alkoholnya, nggak disebutkan," lanjutnya.


Hal senada disampaikan oleh pengamat transportasi, Djoko Setijowarno. Dia menilai regulasi terkait mengemudi dalam keadaan mabuk ini tidak tegas.

"Regulasinya kita tidak jelas menyebutkan seperti apa sanksinya untuk pengemudi yang nyetir mabuk. Misalnya, SIM dicabut atau gimana. Sepertinya ini perlu diusulkan," kata Djoko kepada wartawan.


Dia mengatakan, di negara lain aturan terkait pengemudi mabuk sifatnya tegas. Berbeda dengan Indonesia yang tak secara eksplisit.

"Kalau di negara lain kan, ketahuan mabuk, meskipun tidak menyebabkan kecelakaan, SIM-nya dicabut. Di kita nggak secara eksplisit. Tapi kalau menyebabkan kecelakaan, baru berat hukumannya," imbuhnya.
Halaman

(rdp/imk)