Kemendagri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 15 M untuk 'ATM' Dukcapil

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 15:45 WIB
Mendagri Tito Karnavian (Azizah/detikcom)
Mendagri Tito Karnavian (Azizah/detikcom)

Lebih lanjut, Tito menyebut keberadaan mesin ADM adalah sebuah terobosan. ADM disebutnya akan memudahkan pelayanan publik kepada masyarakat.

"Ini kan terobosan, ADM ini, Anjungan Dukcapil Mandiri, tujuannya agar mempermudah pelayanan publik kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dengan diberikan password tertentu mereka nanti bisa langsung mencetak akta kelahiran, kemudian dokumen-dokumen sipil lainnya, KTP, dalam waktu hanya beberapa menit," tuturnya.

Sebelumnya, Kemendagri meluncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk mencetak dokumen kependudukan. Kemendagri mengklaim warga bisa mencetak e-KTP dalam waktu kurang dari 2 menit.


Ditjen Dukcapil Kemendagri menjelaskan ADM merupakan mesin pencetak dokumen kependudukan, mulai kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), kartu keluarga, kartu identitas anak (KIA), akta lahir, dan akta mati. Bentuknya tak ubahnya anjungan tunai mandiri (ATM).

"Inovasi ini dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak dokumen dengan cepat, mudah, gratis, dan berstandar sama tanpa diskriminasi. Melalui ADM, kita bisa mencetak sendiri KTP-el, KIA, akta lahir, kartu keluarga, akta mati," ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/11).
Halaman

(azr/idh)