Kapolri Persilakan Keluarga Azahari Melihat Jenazah
Selasa, 15 Nov 2005 21:07 WIB
Jakarta - Adik kandung DR Azahari, Bani Yamin Husin, setiap saat dapat melihat jasad jenazah gembong terorisme di Tanah Air tersebut. Polri juga tidak akan mempersulit upaya pihak keluarga untuk dapat memulangkan dan memakamkannya ke Malaysia."Itu tidak perlu pakai surat. Datang saja ke Bareskrim Mabes Polri, sampaikan apa maksudnya dan akan kita tangani sepenuhnya. Kan keluarga dia. Jenazah pun kalau diminta akan kita serahkan untuk dimakamkan seperti layaknya. Kalau tidak, ya kita makamkan," kata Kapolri Sutanto, malam ini di kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2005).Hanya saja, itu semua belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Sebab tim forensik Polri masih membutuhkan jasad Azahari untuk keperluan identifikasi. "Kita butuh untuk memastikan itu Azahari atau bukan. Kalau benar, berarti selesai. Kita tidak perlu mencari Azahari lagi. Tinggal kita mencari yang lain-lain," sambungnya.Dijelaskannya, Polri wajib bisa meyakinkan masyarkat baik di dalam dan luar negeri bahwa Azahari telah tewas dalam penyergapan anti teroris di Malang pada 9 November lalu. Karenanya meski identifikasi sidik jari telah memberi hasil positif, masih perlu penegasan lebih lanjut.Yakni melalui uji kecocokan DNA dengan ibu yang melahirkannya, gigi geligi, dan ciri-ciri fisik lainnya. "Semua sangat dibutuhkan dalam proses pembuktian di pengadilan kelak," jelas Sutanto.
(atq/)











































