Mantan Ketua Tim JPU Ahok Dilantik Jadi Jampidum

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 12:37 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik 3 jaksa agung muda, salah satunya eks ketua tim JPU kasus Ahok, Ali Mukartono yang dilantik menjadi Jampidum. (Yulida/detikcom)
Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik 3 jaksa agung muda, salah satunya eks ketua tim JPU kasus Ahok, Ali Mukartono yang dilantik menjadi Jampidum. (Yulida/detikcom)
Jakarta - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengangkat Ali Mukartono menjadi Jaksa Agung Muda bidang Pidana Umum (Jampidum). Selain Ali Mukartono, Burhanuddin mengangkat dua Jaksa Agung Muda lainnya.

"Saya dengan ini resmi melantik Saudara-saudara. Saya percaya bahwa Saudara-saudara akan melaksanakan tugas yang sebaik-baiknya sesuai dengan tentang jawab yang diberikan," kata Burhanuddin di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

Burhanuddin dalam sambutannya berpesan agar para pejabat yang dilantik bertanggung jawab dalam mengemban amanah baru. Kepada Ali Mukartono, Burhanuddin berpesan agar mulai saat ini secara maksimal menemukan solusi penyelesaian penanganan perkara secara terkendali dan proporsional, melakukan efisiensi dan sinkronisasi atas kesetaraan penerimaan dan penyelesaian hasil penyidikan.


Burhanuddin juga meminta Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum di kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (BPT) alias Ahok ini mengoptimalkan bentuk pedoman tuntutan pidana yang memenuhi rasa keadilan. Burhanuddin juga memberi pesan agar pendelegasian wewenang dalam pengendalian perkara pidana umum yang harus dilakukan secara tepat. Dia meminta Ali terus melakukan pemantauan penanganan perkara.

Ali Mukartono (Haris Fadhil/detikcom)

"Lakukan monitoring, baik secara berkala maupun insidental, sehingga pengembalian berkas perkara maupun penanganan perkara yang mengganggu rasa keadilan masyarakat yang masih terus terjadi dapat diminimalisir," ujarnya.

Burhanuddin juga berpesan pada Bambang Sugeng Rukmono yang dilantik Jaksa Agung Muda bidang Pembinaan untuk melakukan evaluasi, perbaikan, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkaitan dengan rekrutmen pegawai, pendistribusian pegawai, mutasi, dan promosi pegawai secara objektif, transparan, dan berkapasitas, pemberdayaan jaksa fungsional, serta perbaikan dan peningkatan sarana/prasarana.

Selanjutnya
Halaman
1 2