Serikat Pekerja Tolak Ahok Jadi Bos Pertamina, Ini Respons Istana

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 12:35 WIB
Foto: Ahok (Tsarina/detikcom)
Foto: Ahok (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Serikat pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak bila Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi bos PT Pertamina (Persero). Pihak Istana angkat bicara.

"Pak Presiden hanya mengatakan bahwa pihak pemerintah terlibat dalam TPA sesuai dengan Perpres. Mengenai nama-nama yang diajukan, tidak ada satupun yang disampaikan kepada kami," ujar Stafsus Presiden Fadjroel Rachman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).


Fadjroel hanya menjelaskan fungsi tim penilai akhir (TPA) yang diketuai Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait posisi petinggi BUMN. Soal aspirasi serikat pekerja, Fadjroel menyerahkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

"Di dalam TPA ada presiden, wakil ketua Pak Ma'ruf Amin, kemudian Mensesneg, sekretaris Pak Seskab, menteri terkait dan juga badan kepegawaian. Praktis masukan dari semua pihak, termasuk menteri terkait," katanya.


Fadjroel juga tidak bisa menjawab Waketum Gerindra Fadli Zon yang menyinggung hubungan Jokowi dengan Ahok soal rencana pengangkatan Ahok jadi bos BUMN.

"Kami tidak bisa menjawab itu. Lebih baik ditanyakan kepada Pak Erick Thohir," pungkasnya.




Simak juga video Pengakuan Ahok: Nyaris Gabung Perusahaan Erick Thohir:

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/gbr)