Tersangka Bom Medan Berlatih di Karo, Senjata Rakitan-Sangkur Disita

Ahmad Arfah Lubis - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 11:05 WIB
Rumah pelaku bom Medan di Pasar 1 Marelan, Medan, dijaga polisi. (Khairul/detikcom)
Rumah pelaku bom Medan di Pasar 1 Marelan, Medan, dijaga polisi. (Khairul/detikcom)
Medan - Para tersangka kelompok pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, diketahui berlatih di Kabupaten Karo. Dari penggeledahan di kediaman para tersangka disita senjata rakitan.

"Saya rasa mereka, kelompok ini ,sudah mempersiapkan. Mereka pelatihan juga di daerah Tanah Karo, artinya mereka berlatih," kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto di RS Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Senin (18/11/2019).

Total ada 23 tersangka yang ditangkap Densus 88/Antiteror. Dua orang di antaranya menyerahkan diri ke Polsek Hamparan Perak, Minggu (17/11) malam.

"(Disita) senjata rakitan, Senapan angin, panah, senjata tajam sangkur dari penggeledahan tempat tinggal," sambung Agus.


Penangkapan belasan tersangka ini dilakukan terkait bom bunuh diri yang dilakukan Rabbial Muslim Nasution di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11).

Menggunakan jaket ojek online, pria berusia 24 tahun itu terpantau masuk ke Mapolrestabes Medan sekitar pukul 08.15 WIB, Rabu (13/11).

Petugas jaga meminta Rabbial membuka jaket memeriksa tasnya. Tapi tak ada benda yang mencurigakan.

Rabbial pun masuk ke Mapolrestabes Medan hingga ke halaman dekat kantin ruang SKCK. Sekitar pukul 08.45 WIB, Rabbial meledakkan bom yang disebut polisi dililitkan ke tubuhnya.


Simak Video "Komisi I DPR Pertanyakan BIN Terkait Tragedi Bom di Medan"

[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fdn)