BKSDA: Petani-Wisatawan di Sumsel Diserang Harimau yang Sama

BKSDA: Petani-Wisatawan di Sumsel Diserang Harimau yang Sama

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 09:11 WIB
Foto: Ilustrasi harimau (Andhika-detikcom)
Foto: Ilustrasi harimau (Andhika-detikcom)
Palembang - Seorang petani asal Lahat, Sumatera Selatan, Wanto (57) diterkam harimau dan tewas. Harimau itu diduga merupakan harimau yang sama dengan yang menyerang seorang wisatawan di Taman Wisata Pagaralam.

"Sejauh ini kita telah menurunkan tim ke lokasi warga diterkam harimau di Lahat. Diduga harimau ini juga yang menerkam wisatawan di Pagaralam kemarin," tegas Kepala BKSDA Sumatera Selatan, Genman Hasibuan, Senin (18/11/2019).



Dugaan itu, kata Genman, semakin kuat setelah melihat lokasi jelajah harimau dan rentang waktu. Lokasi warga diterkam disebut tak jauh dari lokasi hutan lindung Gunung Dempo.

"Kalau lihat wilayah jelajahnya bisa saja sama. Terus rentang waktu kejadian di Pagaralam itu Jumat (15/11) dan Lahat itu Minggu (17/11), kuat dugaan adalah harimau yang sama," kata Genman.

"Lokasinya dua kejadian tidak jauh dari batas hutan lindung. Jadi kuat dugaan harimau yang sama, kita imbau warga lebih waspada," kata Genman.

Diketahui, Wanto tewas diterkam seekor harimau Sumatera di Desa Pulau Panas, Tanjung Sakti Pumi, Lahat pada Minggu (17/11) pukul 09.00 WIB. Saat kejadian, korban bersama seorang warga lain, Dedi, tengah menebang pohon di kebun kopi.



Dedi mengaku harimau datang tiba-tiba dari semak belukar. Keduanya sempat mengalihkan pandangan dan berusaha menyelamatkan diri. Namun, Wanto tetap diterkam.

Dedi yang panik menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga. Sayang, nyawa Wanto tak terselamatkam setelah bahu dan leherya diterkam harimau Sumatera.

Selain Wanto, seorang wisatawan asal Sekayu, Musi Banyuasin Irfan diketahui menjadi korban. Irfan mengalami luka setelah diterkam harimau saat berlibur di Taman Wisata Tugu Rimau Pagaralam, Jumat (15/11). (ras/haf)