detikNews
2019/11/18 07:10:46 WIB

Teror Pelemparan Sperma, Komnas Perempuan: Ekshibisionisme Semakin Agresif

Dwi Andayani - detikNews
Halaman 1 dari 2
Teror Pelemparan Sperma, Komnas Perempuan: Ekshibisionisme Semakin Agresif Ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta - Aksi teror cabul seorang pria yang dengan sengaja melempar sperma pada korban perempuan terjadi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Wakil Ketua Komnas Perempuan Budi Wahyuni, menilai hal ini masuk dalam bentuk ekshibisionisme yang agresif.

"Jadi ini semakin beragam dan macam-macam, jadi kalau ekshibisionisme biasanya tidak senekat itu, rata-rata mereka duduk di satu tempat orang yang melihat, kalau ini kan mendatangi. Jadi semakin agresif dan lebih aktif bentuknya," ujar Wahyuni saat dihubungi detikcom, Minggu (17/11/2019).



Wahyuni mengatakan, ekshibisionisme merupakan kelainan seksual dan masuk sebagai bentuk kategori pelecehan seksual. Dia mengatakan, dalam hal ini para pelaku akan merasa puas bila korban merasa takut.

"Pertama itu kan kalau yang mempertunjukkan alat kelamin bagian dari ekshibisionisme, kalau dalam kategori psikologi itu bagian dari sesuatu yang tidak sehat. Kalau itu pasti masuk dalam kategori pelecehan seksual. Di beberapa pengalaman ada satu kepuasan tersendiri buat pelaku kalau kemudian para korban perempuan yang dipertontonkan itu, atau yang disasar untuk dipertontonkan itu merasa ketakutan, jadi fantasi seksualnya bisa diekspresikan dengan seperti itu," kaya Wahyuni.

"Terkait dengan pelemparan sperma ini memang perkembangannya jadi macam-macam, biasanya ini jadi dibarengin ingin mempertontonkan ada relasi kuasa di situ 'ini loh aku mampu', menunjukkan bahwa ini aku punya sperma, aku punya alat kelamin, punya penis. Jadi ada suatu kepuasan sendiri dan kalau korbannya takut itu semakin puas," sambungnya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com