Dorong Islah, Kubu Humphrey Djemat Harap PPP Segera Gelar Muktamar

Sachril Agustin B - detikNews
Minggu, 17 Nov 2019 14:51 WIB
Sekjen PPP Versi Muktamar Jakarta, Sudarto (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta - PPP kubu Humphrey Djemat berharap konflik dengan PPP yang dipimpin ketum Suharso Monoarfa segera disudahi. Sekjen PPP versi Muktamar Jakarta, Sudarto, pun mengusulkan agar PPP segera menggelar muktamar untuk menyatukan dua kubu.

"Saya kira untuk dalam rangka menyatukan PPP saya kira Muktamar satu itu menjadi satu keharusan, tinggal komitmen dan mekanismenya seperti apa yang harus dibicarakan bersama karena itu juga sesuatu yang perlu dipersiapkan tidak hanya sekadar menjadi wacana, tetapi harus menjadi realiasikan dalam bentuk nyata bahwa konflik harus disudahi," kata Sudarto di kediaman politikus senior Hamzah Haz, Jalan Patra Kuningan XV, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (17/11/2019).


Sudarto mengatakan PPP harus mulai mempersiapkan strategi dalam menghadapi Pemilu 2024. Persatuan dua kubu, menurut dia, menjadi salah satu jalan yang harus dilakukan untuk memajukan PPP.

"Ke depan PPP harus berpikir bagaimana terjadi persatuan secara menyeluruh untuk mempersiapkan dalam menghadapi Pemilu 2024 supaya PPP lolos parliamentary threshold," ujarnya.



Sudarto pun mengatakan acara hari ini merupakan salah satu langkah untuk islah kedua kubu dalam muktamar. Sebab, menurut dia, kedua kubu hadir dalam silahturahmi tokoh dan senior PPP itu.

"Saya kira hari ini menjadi proses itu semua, karena ini yang hadir semua unsur dari fusi PPP baik itu NU dari unsur Parmusi, dari Perti, SI, semuanya kita semuanya kita nyatu. Dua kubu Muktamar semuanya ada di sini, saya adalah Sekjen Muktamar Jakarta hadir di sini. Kemudian dari pihak Pak Suharso juga hadir di sini banyak, ada Pak Imron Pangkapi, Pak Rusli Efendi, banyak saya kira yang hadir di sini," tutur Sudarto.

"Kita juga hadir banyak di sini, saya sekjen bersama dengan Pak Junus Razak, ada Pak Wakil Sekjen Zul Hasyim, ada Pak Lukman wakil ketua umun, jadi kita melebur di sini bukan berbicara soal bagaimana kita mempertajam konflik ini, tapi bagaimana mencari solusi dari problem PPP yang selama ini kita alami," sambung dia.


Karena itu, Sudarto berharap ke depan akan segera dilaksanakan pembicaraan mengenai islah kedua kubu tersebut. Dengan demikian, muktamar nasional dalam rangka menyatukan kubunya dengan PPP kubu Suharso dapat segera dilaksanakan.

"Harus menyatu semuanya, harus punya kesadaran bersama dan itu harus normatifnya nanti harus terjadi di Muktamar, harus ada kemauan dari kedua belah pihak atau semua elemen pemangku kepentingan ini untuk menyuarakan hal yang sama bahwa Muktamar yang akan digelar yang akan datang oleh PPP itu adalah Muktamar bersama dalam rangka islah nasional, islah sampai akar-akarnya," ungkap Sudarto.

"Kita berharap kita juga dilibatkan di situ dalam rangka untuk mengawali islah nasional menuju muktamar," imbuh dia.

Seperti yang diketahui, PPP terpecah menjadi 2 kubu. Dua kubu tersebut, yakni PPP kubu Muktamar Jakarta yang diketuai Humphrey Djemat dan kubu PPP versi Muktamar Surabaya yang saat ini dipimpin Suharso Monoarfa.



Hamzah Haz: PPP Semakin Saya Tinggalkan, Semakin Turun Hasilnya

[Gambas:Video 20detik]

(mae/tor)