Polri Terima Surat Deplu Soal Pemulangan Azahari
Selasa, 15 Nov 2005 16:59 WIB
Jakarta - Mabes Polri telah menerima surat dari Departemen Luar Negeri (Deplu) yang berisi permohonan pemulangan jenazah Azahari ke Malaysia. Surat tersebut kini tengah dikaji jajaran kepolisian.Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko menyatakan surat dari Deplu diterima pada Selasa (15/11/2005) siang."Kita telah terima surat siang tadi dari Deplu. Tentunya ini berkaitan dengan jenazah Azahari," kata Soenarko di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.Menurut Soenarko, surat tersebut harus dikaji dari sudut proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian. "Karenanya sore ini sedang ada koordinasi di internal kepolisian khususnya tim yang tergabung, seperti tim kedokteran forensik. Lengkap semuanya yaitu Kapolri, penyidik dan dari kedokteran forensik," ujar Soenarko.Namun demikian, Soenarko menolak membeberkan isi surat tersebut. "Ini rapat dulu. Kan perlu dikaji karena penyidik Polri sangat berkepentingan terhadap jenazah itu. Kita dihadapkan oleh proses dan mekanisme penyidikan yang masih berlangsung," kata Soenarko. Dia pun lantas berjanji akan memberikan keterangan usai rapat sore ini. Seperti diberitakan, keluarga Azahari meminta bantuan Deplu Malaysia untuk melobi Indonesia agar Azahari bisa dimakamkan di kampung halamannya. Jalurnya adalah lewat Kedubes Malaysia di Jakarta meminta pada Deplu Indonesia, lalu Deplu menghubungi Polri.
(aan/)











































