Anies Baswedan Bilang 'Poya Mothig Poya Haha', Bahasa Apa Itu?

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 16 Nov 2019 06:14 WIB
Karangan bunga Anies Baswedan untuk Kagama, Poya Mothig Poya Haha. (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Karangan bunga Anies Baswedan untuk Kagama, Poya Mothig Poya Haha. (Aditya Mardiastuti/detikcom)

I. Pahami baris Aksara Jawa

(1) Ha Na Ca Ra Ka
(2) Da Ta Sa Wa La
(3) Pa Dha Ja Ya Nya
(4) Ma Ga Ba Tha Nga

II. Balik barisnya

Bila hendak menerjemahkan kata dalam bahasa Jawa ke bahasa walikan Jogja, maka baliklah huruf-huruf di baris (1) ke huruf di baris (3), juga sebaliknya. Serta, baliklah huruf di baris (2) ke huruf di baris (4), berlaku pula sebaliknya.

Langsung saja, ambil satu contoh. Mari menerjemahkan kata 'mas' ke dalam bahasa walikan Jogja. Kata 'mas' dalam penulisan Aksara Jawa berarti memerlukan huruf Ma dan huruf Sa. Cermatilah huruf Ma dan Sa pada baris Aksara Jawa di atas.



Ma berada pada baris (4). Maka Ma harus dibalik ke huruf yang ada di baris (2) yang sejajar. Perhatikanlah, huruf yang sejajar dengan Ma di baris ke (2) adalah huruf Da.

Sa berada pada baris (2). Maka Sa harus dibalik ke huruf yang ada di baris (4) yang sejajar. Huruf yang sejajar dengan Sa di baris (4) adalah huruf Ba.

Maka, Ma dan Sa (Mas) dibalik menjadi Da dan Ba (Dab). Mas=Dab.

Penerjemahannya tentu tidak terlalu kaku. Bila sulit diucapkan maka bisa dimodifikasi. Harus diingat, ini adalah bahasa gaul, jadi 'presisi' bukanlah yang utama, yang utama adalah kemudahan dalam melafalkannya.

Anies Baswedan Bilang 'Poya Mothig Poya Haha', Bahasa Apa Itu?Foto ilustrasi, tak ada hubungannya dengan berita (Arbi Anugrah/detikcom)

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5