detikNews
Jumat 15 November 2019, 22:56 WIB

Kemenhub Siap Dukung Konektivitas di Lima Kawasan Bali Baru

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kemenhub Siap Dukung Konektivitas di Lima Kawasan Bali Baru Foto: Dok. BKIP Kemenhub
Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan Kementerian perhubungan siap mendukung penuh konektivitas lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) super prioritas. Kawasan Pariwisata Manado Bitung Likupang adalah salah satunya.

"Kami siap mendukung KSPN Super Prioritas ini, baik dari aspek sarana, prasarana, sistem, maupun SDM (Sumber Daya Manusia)," kata Budi dalam keterangan tertulis, Jumat, (15/11/2019).

Menurutnya, KSPN ini perlu dilakukan akselerasi pembangunan infrastruktur fisik, kesiapan SDM serta sistemnya. Karena itu, pihaknya akan membangun dermaga Lepeh dan Likupa, serta akan melanjutkan perbaikan Terminal Bus Tipe A Tangkoko di Bitung.


"Provinsi Sulawesi Utara yang sebagiannya adalah kepulauan dan memiliki beberapa KSPN seperti kawasan ekonomi khusus pariwisata Likupang bisa dioptimalkan. Dengan begitu, pengembangan jaringan transportasi di dalam dan antar pulau diarahkan untuk mengintegrasi dan mengkombinasikan moda transportasi yang ada," jelasnya.

"Itu sesuai dengan potensi wilayah daerah tersebut seperti konektivitas antara transportasi darat, udara, laut, sungai dan danau, penyeberangan," imbuh Budi.

Pengembangan jaringan transportasi di dalam dan antar pulau pun diarahkan untuk mengintegrasi dan mengkombinasikan moda transportasi yang ada sesuai dengan potensi wilayah tertentu seperti konektivitas antara transportasi darat, udara, laut, sungai, danau, dan penyeberangan.

Selain itu, Budi berharap minimnya pelanggaran-pelanggaran di bidang perhubungan darat seperti over dimensi and over loading (ODOL) serta hal-hal negatif lain yang merusak tujuan transportasi itu sendiri.

"Sangat penting untuk mewujudkan transportasi yang optimal dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan serta memberikan kepastian dan jaminan kepada masyarakat pengguna/pemilik kendaraan bermotor, bahwa transportasi yang digunakannya telah memiliki izin sesuai dengan regulasi yang berlaku," tuturnya.


"Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada operator yang berada di bidang transportasi darat tentang peraturan terkait visibilitas di jalan raya, tata cara perizinan e-SRUT dan BLUe, serta Sistem Perizinan Online Angkutan Dan Multimoda (Spionam) dan Sistem Manajemen Keselamatan angkutan (SMK) perusahaan angkutan umum," imbuhnya.

Ia juga mengajak pihak regulator yang berada di seluruh Provinsi Sulawesi Utara meningkatkan kinerja terkait pengawasan dan penegakan hukum terhadap seluruh regulasi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

"Dalam kesempatan ini saya mengajak saudara-saudara, pakar, pemerhati, praktisi transportasi di Provinsi Sulawesi Utara bersama-sama berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya berharap agar kita semua dapat berkomitmen untuk menaati regulasi yang ada," pungkasnya.
(prf/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com