Takut Ruangan Banjir Duit, Uang Korupsi Kokos yang Dipamerkan Cuma Rp 100 M

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 14:43 WIB
Jaksa Agung mengeksekusi uang korupsi Rp 477 miliar. (ari/detikcom)
Jaksa Agung mengeksekusi uang korupsi Rp 477 miliar. (ari/detikcom)

Siapa Kokos? Ia adalah Direktur Utama PT Tansri Madjid Energi (PT TME). Ia mengatur sedemikian rupa agar operasi pengusahaan penambangan batu bara agar jatuh kepadanya.
Takut Ruangan Banjir Duit, Uang Korupsi Kokos yang Dipamerkan Cuma Rp 100 MFoto: Ari Saputra/detikcom

Kokos melakukan serangkaian perbuatan, yaitu tidak melakukan desk study dan kajian teknis, melakukan pengikatan kerja sama jual-beli batu bara yang masih berupa cadangan, serta membuat kerja sama tidak sesuai spesifikasi batu bara yang ditawarkan.

Atas perbuatannya itu, negara merugi hingga Rp 477 miliar. Jaksa yang mengendus patgulipat tersebut kemudian menyidik dan mendudukkan Kokos di kursi pesakitan.

Awalnya, Kokos divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Jaksa tidak terima dan mengajukan kasasi. Pada 17 Oktober 2019, MA memvonis Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.

Kokos divonis atas kasus korupsi proyek pengadaan batu bara yang merugikan negara Rp 477 miliar. Kokos dihukum 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta serta pidana tambahan membayar uang pengganti Rp 477 miliar.

Kokos kemudian ditangkap ditangkap di rumahnya di Jalan TB Simatupang, 71 Ciracas, Jakarta Timur, pada 11 November 2019. Setelah hukuman badan dijalani, ia akan mengembalikan uang yang dikorupsinya siang ini.
Halaman

(asp/rvk)