Anthrax Merebak di Makassar, Deptan akan Borong Vaksin
Selasa, 15 Nov 2005 14:20 WIB
Jakarta - Setelah flu burung, penyakit anthrax menghantui Makassar. Pemerintah akan mengupayakan tambahan vaksin anthrax untuk mengantisipasi meluasnya penyakit mematikan itu."Dengan dana darurat, kita juga beli vaksin anthrax selain flu burung," kata Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono.Hal ini disampaikan Mentan sebelum rapat kerja dengan gubernur se-Indonesia di kantor kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (15/11/2005). Rapat tersebut dipimpin langsung Presiden SBY.Dijelaskan dia, Deptan telah mengingatkan akan kemungkinan terjadi wabah anthrax sejak 3 bulan silam. Pasalnya, awal dan akhir tahun merupakan saat yang kondusif bagi penyebaran banteri anthrax."Anthrax tidak bisa dihilangkan. Dia menyebar dalam bentuk spora yang ada di dalam tanah. Di musim penghujan seperti sekarang sangat kondusif untuk perkembangannya," ujar Mentan.Saat ini, menurut dia, Deptan telah menyebarkan vaksin dan melakukan vaksinasi di sejumlah daerah yang selama ini memiliki populasi ternak yang tinggi. Selain itu, pengawasan juga dilakukan di daerah lainnya yang memiliki potensi sebagai endemik anthrax.Namun demikian, Mentan mengaku tidak ingat daerah mana saja yang terjadi pengingkatan pengawasan. "Saya lupa detilnya. Isi kepala saya flu burung semua. Tetapi Bogor sudah diperiksa dan hasilnya aman," kata Mentan.Seperti diketahui, sejumlah ternak sapi mati akibat penyakit anthrax di Makassar. Hal ini jelas meresahkan warga setempat.
(aan/)











































