Muncul Dorongan Munas Golkar Aklamasi Tetapkan Airlangga Ketum Lagi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 14:12 WIB
Jerry Sambuaga (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Munas Golkar di depan mata. Politikus senior Golkar Bambang Soesatyo menyebut suasana internal partai itu mencekam, saling sikut. Muncul dorongan agar mekanisme musyawarah aklamasi dikedepankan di Munas demi suasana kondusif di lingkup internal Golkar.

Menurut Jerry, mekanisme musyawarah mufakat untuk aklamasi bisa mencegah potensi konflik dalam Munas nanti. Selain itu, saat ini mayoritas DPD tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta organisasi yang tergabung dalam hasta karya, kata dia, sudah secara bulat mendukung Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin Partai Golkar.

"Dari pandangan umum seluruh DPD provinsi dan organisasi dari hasta karya sudah terlihat bahwa semua sepakat untuk mendukung kembali Pak Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi ketua umum dengan musyawarah mufakat. Jadi ketika semua pimpinan DPD Partai Golkar di daerah sudah sepakat bulat untuk mendukung, saya pikir jalan yang terbaik adalah langsung saja aklamasi," ujarnya, Jumat (15/11/2019).


Jerry menilai, di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, seluruh kader sudah solid. Menurut dia, dalam munas nanti, agenda idealnya hanya menetapkan ketua umum dan konsolidasi organisasi.

"Musyawarah mufakat kan salah satu cara yang dibenarkan dalam demokrasi. Bahkan musyawarah mufakat merupakan konsep yang paling sesuai dengan demokrasi Pancasila di Indonesia yang mengutamakan kekeluargaan. Dan tentunya dengan musyawarah mufakat untuk aklamasi juga bisa menghemat energi politik, sehingga energi yang ada bisa digunakan untuk konsolidasi partai menjelang pilkada serentak 2020," ujar politikus asal Sulawesi Utara ini.


Masih menurut Jerry, Munas diharapkan mampu melahirkan ide dan gagasan yang semakin prorakyat, sehingga Partai Golkar dapat menjadi tulang punggung pemerintahan Presiden Jokowi.

Diketahui, berdasarkan hasil Rapimnas Partai Golkar di Hotel Ritz-Calton, Munas Golkar akan diadakan pada 3-5 Desember 2019 di Jakarta.





Simak juga video Keluar Rapimnas Lebih Awal, Bamsoet: Ada 514 Suara Belum Didengar:

[Gambas:Video 20detik]



(tor/tor)