Bikin Video Hoax Tsunami Buleleng, Pegawai Bank Diamankan Polisi

Bikin Video Hoax Tsunami Buleleng, Pegawai Bank Diamankan Polisi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 10:30 WIB
Video kepanikan warga saat gempa Buleleng (dok BPBD)
Video kepanikan warga saat gempa Buleleng (dok BPBD)
Denpasar - Polisi mengamankan seorang pria pembuat video hoax soal tsunami di Buleleng, Bali. Pria berinisial SC (40) itu diketahui sebagai pegawai bank daerah.

"Sudah diamanin tapi masih dipelajari videonya apakah ada unsur hoax-nya," kata Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu I Gede Sumarjaya ketika dimintai konfirmasi, Jumat (15/11/2019).

Sumarjaya menyebut SC menyerahkan diri di Polsek Seririt pada Kamis (14/11) pukul 22.30 Wita. SC mengaku khawatir karena videonya diduga menyebarkan keresahan.

"Dia menyerahkan diri ke Polsek karena merasa resah, diamankan di Polsek Seririt. Takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan, padahal niatnya dia bagus, akhirnya dia ke polsek menyerahkan diri," jelasnya.



Sumarjaya mengatakan SC membuat video naiknya air laut pascagempa berkekuatan magnitudo 5,0. Dia menyebut video itu lalu viral dan membuat panik warga.

"Dia salah satu karyawan bank daerah. Pelaku telah membuat video viral terkait dengan naiknya air laut pada saat terjadinya gempa bumi di kawasan pesisir laut Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng," terangnya.




Dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.21 WIB, Kamis (14/11). Gempa berkekuatan magnitudo berlokasi di koordinat 8,16 Lintang Selatan dan 114,90 Bujur Timur atau 21 km barat daya Bulelang, Bali. Gempa ada di kedalaman 10 km.

Selanjutnya
Halaman
1 2