MMI Ragukan Tewasnya Azahari

MMI Ragukan Tewasnya Azahari

- detikNews
Selasa, 15 Nov 2005 12:49 WIB
Jakarta - Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) masih meragukan keterangan Polri yang menyebutkan Azahari tewas. Sebab, hingga kini masih terdapat kesimpangsiuran informasi. Polri pun dianggap tidak transparan."Kalau dari MMI, sejauh ini belum sepenuhnya yakin Azahari tewas. Soalnya masih ada kesimpangsiuran informasi. Awalnya kan katanya hancur, kemudian diberitakan ditembak. Jadi mana yang benar," kata Ketua Departemen Data dan Informasi MMI Fauzan Al Anshari.Hal ini disampaikan dia kepada detikcom usai mendampingi 50 anggota dan pengurus MMI Solo yang mengunjungi Abu Bakar Ba'asyir di LP Cipinang, Jakarta, Selasa (15/11/2005).Meski mengaku ragu, kata Fauzan, pihak MMI mengaku tidak terlalu risau. "Kalaupun Azahari benar-benar tewas, itu bukan menjadi urusan MMI. Kita tidak ada hubungannya dengan dia. Tapi kita melihat isu terorisme adalah skenario yang dihembuskan AS dan sekutunya," ungkap Fauzan.Dalam kesempatan itu, Fauzan berharap pihak kepolisian bisa membuktikan bahwa Azahari benar-benar tewas. "Foto Azahari harus disebarkan dan disandingkan dengan foto sebelumnya. Apakah kedua foto itu ada kecocokan," imbuhnya.Keraguan atas kematian Azahari ini semakin menguat karena Polri dianggap tidak bisa memberikan bukti kepada publik. Keluarga Azahari pun belum diberikan izin melihat jenazah tersebut. "Kalau ternyata pihak keluarga mengaku tidak cocok, baru akan muncul masalah besar," kata Fauzan.Dalam pandangan Fauzan, semestinya kesalahan seseorang, termasuk Azahari, tidak boleh hanya dihakimi melalui opini. "Seharusnya bersalah tidaknya seseorang itu diputuskan lewat pengadilan. Jangan hanya melalui opini. Tapi pengadilan itu harus yang jujur, adil, dan islami," ujarnya. (san/)


Berita Terkait