detikNews
2019/11/14 18:41:15 WIB

Wawan Adik Atut Ajukan Eksepsi, Anggap KPK Sewenang-wenang Sita Aset

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Wawan Adik Atut Ajukan Eksepsi, Anggap KPK Sewenang-wenang Sita Aset Sidang Wawan (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Komisaris Utama PT Balipasific Pragama (BPP) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa KPK. Salah satu poin eksepsi, Wawan menyebut KPK sewenang-wenangan menyita aset.

Hal itu disampaikan tim kuasa hukum Wawan yang membacakan eksepsi Wawan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

"Utang terdakwa seperti kredit bank juga semakin bertambah karena tindakan sewenang-wenang dari KPK dalam melakukan penyitaan," kata tim kuasa hukum Wawan.


Wawan, yang merupakan adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, disebut masih dibebani cicilan kredit dari aset-asetnya yang disita KPK. Kredit Wawan disebut makin bertambah.

"Walaupun aset-aset yang masih dalam posisi belum lunas dimaksud dalam status disita oleh KPK, namun terdakwa ternyata masih harus dibebani dengan cicilan-cicilan kredit atau pelunasan yang bunga kreditnya semakin lama semakin bertambah," kata tim kuasa hukum Wawan.

Contoh penyitaan yang dilakukan KPK, menurut tim kuasa hukum Wawan, adalah mobil Nissan yang masih dalam proses kredit. Wawan pun dikenai bunga serta denda karena KPK melakukan penyitaan mobil tersebut yang masih menjadi milik bank.

"Sebagai contoh penyitaan yang dilakukan KPK terhadap mobil Nissan yang statusnya masih leasing. Terdakwa mendapatkan somasi dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan tagihan yang melonjak dari semula senilai Rp 958.805.197 menjadi Rp 3.838.693.320," jelasnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com