Bangkai Babi Kini Dibuang ke Jalanan, DPRD Medan Minta Pelaku Ditangkap

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 17:19 WIB
Foto: Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga (dok. Istimewa)
Foto: Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga (dok. Istimewa)
Medan - Setelah di sungai, bangkai babi kini mulai ditemukan tergeletak di jalanan Kota Medan. DPRD Kota Medan pun meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku pembuangan bangkai babi.

Bangkai babi ditemukan di Jalan Gedung Arca, Kota Medan, Sumut, pada Kamis (14/11/2019). Bangkai babi itu dimasukkan ke dalam karung dan tergeletak di pinggir jalan.



Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ihwan Ritonga pun meminta polisi segera menangkap pelaku yang membuang bangkai babi ke Sungai Bederah dan Danau Siombak. Dia mengatakan pelaku harus diberi efek jera.

"Sungai itu kan bagian dari kehidupan manusia, tapi dicemarkan. Kita minta aparat penegak hukum supaya usut tuntas. Ribuan itu babi yang dibuang, siapa sebenarnya pelakunya. Harus dihukum," ujar Ihwan.



Dia khawatir jika pelaku tidak segera dihukum, pembuangan bangkai babi terus terjadi. Apalagi, saat ini sebagian wilayah di Sumut sedang dilanda wabah kolera babi yang menyebabkan ribuan babi mati.

"Kita kan lagi heboh ini kumpulkan bangkai babi untuk dikubur, penegak hukum harus juga kejar. Cari siapa otaknya ini agar orang tidak lakukan lagi," ujar politikus Gerindra ini.

Bangkai Babi Kini Dibuang ke Jalanan, DPRD Medan Minta Pelaku DitangkapBangkai babi di pinggir jalan kota Medan (Foto: DOK. ISTIMEWA)


Ratusan bangkai babi sebelumnya diangkut dari Danau Siombak, Medan. Bangkai babi itu dikuburkan dalam satu lubang. Alat berat dikerahkan untuk penguburan ini.



Sebelumnya, ratusan bangkai babi mulai ditemukan mengambang di Sungai Bederah, Medan Marelan sejak Selasa (5/11). Setelah itu, bangkai babi juga ditemukan mengambang di Danau Siombak.

Pihak Pemkot Medan juga terus melakukan pengangkatan bangkai babi untuk dikuburkan. Proses penguburan berlangsung di pinggir Danau Siombak di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (12/11).

"Ada ratusan yang dikuburkan. Rencana hari ini ada dua titik penguburan. Pertama di pinggir danau, itu yang seratus lebih bangkai. Kemudian satu titik lagi di sekitar Sungai Bederah, puluhan jumlahnya," kata Camat Medan Marelan Muhammad Yunus. (haf/fdn)