Cek TPST Nambo, Bima Arya: Juni 2020 Belum Rampung, Bisa Saja 2021

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 13:45 WIB
Foto: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau pembangunan TPST Nambo, Kabupaten Bogor. (Sachril-detikcom)
Foto: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau pembangunan TPST Nambo, Kabupaten Bogor. (Sachril-detikcom)
Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya mengecek Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Nambo. Ia memperkirakan pembangunan TPST tidak akan tepat waktu.

"Belum akan rampung lah (TPST Nambo) Juni tahun 2020," kata Bima, di TPST Nambo, Desa Nambo, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (14/11/2019).

Bima memperkirakan, pembangunan TPST Nambo akan selesai dalam 2 tahun lagi. Dia mengatakan, TPST Nambo tidak akan selesai dibangun dalam waktu dekat.


Pembangunan TPST diperkirakan tidak rampung tepat waktuPembangunan TPST diperkirakan tidak rampung tepat waktu (Sachril Agustin/detikcom)

"Paling cepet setahun bisa selesai. Tapi tadi kata Pak Kadis (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Pandji), akhir 2020 paling cepat selesai. Kalau mundur-mundur lagi bisa saja 2021 kan gitu," tuturnya.

Dia mengungkapkan, perjanjian kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan TPA Galuga akan habis pada akhir 2019. Namun karena TPST Nambo diperkirakan tak akan rampung pada pertengahan 2020, Bima pun berencana memperpanjang perjanjian dengan TPA Galuga.



Bima mengatakan, Pemkot Bogor harus membayar tipping fee ketika membuang sampah ke TPA Galuga.


"Karena kalau semuanya mulus, sesuai perencanaan tahun depan selesai, kan tidak usah diperpanjang di Galuga gitu. Ya tapi setelah saya lihat ke sini, artinya masih harus diperpanjang di Galuga," lanjutnya.

Dia mengatakan, ada banyak investor yang ingin berinvestasi di Kota Bogor terkait pengelolaan sampah. Bila pembangunan TPST Nambo selesai, Bima ingin agar investor itu dimasukkan ke TPST Nambo.

Bima memperkirakan TPST rampung 2021Bima memperkirakan TPST rampung 2021 (Sachril Agustin/detikcom)

Namun karena pembangunan TPST Nambo tak selesai sesuai target, kata Bima, Pemkot Bogor dimungkinkan fokus dalam pengembangan TPA Galuga.


"Kalau jelas di sini (TPST Nambo), ya otomatis investasi kita tahan dulu, tidak masuk ke Galuga. Tapi kalau di sini masih belum jelas, ya barangkali kita akan fokus juga untuk pengembangan di Galuga, membuka investasi ke Galuga," ucap Bima.

Dia mengatakan bakal berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil soal kapan TPST Nambo bisa diselesaikan. Menurutnya, Pemkot Bogor butuh kejelasan dari pihak provinsi soal waktu penyelesaian TPST ini.

"Saya pun nanti ingin komunikasi dengan provinsi, dengan Pak Gubernur, estimasi selesainya kapan. Kalau bisa diprediksi, jelas," tuturnya. (jbr/jbr)